Heboh Lomba Pacu Pompong Meriahkan HUT RI ke-80 di Kuala Patah Parang
KILASRIAU.com – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Desa Kuala Patah Parang, Kecamatan Sungai Batang, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, menggelar lomba pacu pompong di sungai desa setempat.
Kegiatan yang digelar selama dua hari, Kamis–Jumat (21–22/8/2025) ini resmi dibuka oleh Camat Sungai Batang, H. Basri. Sebanyak 25 armada pompong ikut ambil bagian, berasal dari sejumlah desa di Inhil, bahkan hingga Kabupaten Tanjung Jabung, Provinsi Jambi.
Peserta lomba berasal dari Desa Kuala Patah Parang sebagai tuan rumah, Desa Belanta Raya Kecamatan Gaung, Sapat Kecamatan Kuindra, Sungai Laut Kecamatan Tanah Merah, serta Kuala Tungkal, Jambi.
- Selesai Musorkablub, KONI Inhil Menggelar Rapat Perdana Pengurus Baru
- Songek Tobuan Tanah Mengamuk! Kampar Junior FA Borong Gelar di GAI Zona Riau 2026
- Teknity Cup 2026 Sukses Digelar, Wadah Prestasi dan Sportivitas Pelajar-Mahasiswa Inhil
- Belcod Fun Cup 2026 Jadi Ajang Silaturahmi Tim Futsal IWO Kampar FC
- Diwakili Asisten Setda Inhil, Turnamen Bola Volly Putera dan Puteri Pekan Tua CUP 2025 Resmi Ditutup
Ketua Panitia, M. Akil, menjelaskan ketentuan lomba pacu pompong. “Mesin pompong yang digunakan berukuran 34 PK, dengan body 0,5 GT. Jarak tempuh lomba sekitar satu kilometer. Biaya pendaftaran ditetapkan sebesar Rp150 ribu per armada,”
Adapun hadiah yang diperebutkan cukup menarik, yakni:
Juara I mendapatkan 1 unit mesin senilai Rp7 juta.
Juara II mendapat 1 unit kulkas seharga Rp2,7 juta.
Juara III membawa pulang mesin cuci senilai Rp1,7 juta.
Pada babak penyisihan, 25 peserta bersaing ketat hingga tersisa lima armada di babak final. Mereka terdiri dari dua unit pompong asal Kuala Patah Parang, satu dari Sungai Laut Kecamatan Tanah Merah, satu dari Kuala Tungkal, dan satu dari Desa Belanta Raya.
Camat Sungai Batang, H. Basri, berharap tradisi lomba pacu pompong ini terus dilaksanakan setiap tahun.
“Sejak pertama kali digelar hingga kini sudah memasuki tahun keenam. Semoga kegiatan ini menjadi tradisi yang tetap terjaga dan semakin meriah,” ungkapnya.

Tulis Komentar