Puncak HKG PKK ke-53 dan Rakernas ke-10 PKK
Ketua TP PKK Inhil: Momentum Berbenah, Bergerak Bersama
KILASRIAU.com, Samarinda — Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-10 PKK digelar meriah di Samarinda Convention Hall, Kalimantan Timur.
Kegiatan ini mengangkat tema “Bergerak Bersama PKK Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas” dan dihadiri sekitar 2.500 peserta dari 38 provinsi dan kabupaten/kota seluruh Indonesia.
Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Umum TP PKK Pusat, Ny. Tri Tito Karnavian, didampingi Ketua TP PKK Kalimantan Timur selaku tuan rumah, Ny. Hj. Sarinah Suraidah Rudy. Hadir pula Ny. Selvi Ananda Gibran Rakabuming Raka, Menteri Koperasi dan UKM Budi Arie Setiadi, Wakil Menteri Dalam Negeri, para pejabat kementerian/lembaga, serta Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur.
- Tiga Strategi Dongkrak PAD, Bapenda Inhil dan KP2KP Tembilahan Genjot Kepatuhan Pajak Lewat Sosialisasi Terpadu
- Kasus Nenek Saudah, Komisi XIII Dorong Pengusutan Tuntas
- Musrenbang RKPD 2027 Tingkat Kecamatan Perkuat Sinkronisasi Perencanaan Daerah
- Kesbangpol Inhil Tegaskan Dukungan Polri di Bawah Kepemimpinan Presiden
- Polres Inhil Gelar Apel Pasukan Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026
Ketua TP PKK Kabupaten Indragiri Hilir, Ny. Hj. Katerina Susanti Herman, dalam keterangan resminya menyampaikan bahwa momentum HKG dan Rakernas tahun ini membawa semangat baru untuk pergerakan PKK secara nasional.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara PKK dan pemerintah dalam mengakselerasi capaian pembangunan, khususnya dalam penguatan peran keluarga dan pemberdayaan perempuan.
“Rakernas ini mempertegas arah gerak PKK sebagai mitra strategis pemerintah. Salah satu fokus utama adalah pengembangan sektor UMKM berbasis kerajinan lokal serta keterlibatan aktif dalam program gizi nasional menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Menurutnya, PKK tidak hanya dituntut menjadi pelaksana program, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan. Pemanfaatan limbah daur ulang, pengolahan produk lokal dengan kemasan menarik, hingga strategi pemasaran berbasis digital menjadi bahasan penting dalam forum tersebut.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan UMKM Festival 2025 yang menampilkan beragam produk unggulan dan kuliner daerah. Selain itu, disediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis serta panggung hiburan untuk menampilkan seniman lokal, menambah semarak dan nilai tambah kegiatan.
“Ini adalah ajang berbagi pengalaman, saling belajar, dan memperkuat jaringan antar daerah. Semangat kolaboratif seperti inilah yang akan mendorong kemajuan bersama,” tutup Ny. Katerina.

Tulis Komentar