Semarak Tahun Baru Islam 1447 H, Polsek Tembilahan Hulu Gelar Lomba Anak Bernuansa Religi
KILASRIAU.com — Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1447 Hijriah serta memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Polsek Tembilahan Hulu menggelar Lomba Anak-Anak Islami di halaman Mapolsek, tepatnya di Pondopo Al-Insyirah, Senin (30/6).
Kegiatan yang diinisiasi langsung oleh Kapolsek Tembilahan Hulu, IPTU Hasan Basri, SH, MH ini bertujuan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap generasi muda sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
Lomba ini mendapat sambutan positif dari pihak Kecamatan Tembilahan Hulu. Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial (Kasi Kesos) Kecamatan, Junaidi, yang hadir mewakili camat, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
- Tiga Strategi Dongkrak PAD, Bapenda Inhil dan KP2KP Tembilahan Genjot Kepatuhan Pajak Lewat Sosialisasi Terpadu
- Kasus Nenek Saudah, Komisi XIII Dorong Pengusutan Tuntas
- Musrenbang RKPD 2027 Tingkat Kecamatan Perkuat Sinkronisasi Perencanaan Daerah
- Kesbangpol Inhil Tegaskan Dukungan Polri di Bawah Kepemimpinan Presiden
- Polres Inhil Gelar Apel Pasukan Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026
"Dengan kegiatan seperti ini, kita harapkan tercipta hubungan yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat, sehingga tidak ada lagi rasa takut masyarakat untuk berurusan dengan pihak kepolisian. Justru Polri hadir sebagai mitra dan pelindung masyarakat," ujar Junaidi dalam sambutannya.
Berbagai perlombaan bernuansa Islami turut memeriahkan acara, di antaranya hafalan ayat-ayat pendek, adzan, dan lomba sholawat. Anak-anak dari lingkungan sekitar tampak antusias mengikuti kegiatan yang sarat nilai edukasi dan religius ini.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana pembinaan karakter Islami bagi anak-anak, tetapi juga mempererat silaturahmi antara institusi Polri dan masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Tembilahan Hulu.
Dengan semangat Hari Bhayangkara ke-79, kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam mendekatkan diri kepada masyarakat melalui pendekatan humanis, edukatif, dan religius.**

Tulis Komentar