Lapas Tembilahan Gelar Razia Kamar Hunian, Komitmen Berantas HALINAR Terus Diperkuat
KILASRIAU.com — Dalam rangka memperkuat komitmen terhadap pemberantasan handphone ilegal, pungutan liar, dan narkoba (HALINAR), Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tembilahan kembali menggelar razia rutin kamar hunian warga binaan. Selasa pagi, 6 Mei 2025.
Razia ini dilaksanakan setelah kegiatan apel pagi, dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Tembilahan, Prayitno.
Kegiatan diikuti oleh gabungan petugas dari staf administrasi dan regu pengamanan yang sedang bertugas. Sasaran razia adalah kamar hunian tertentu yang ditentukan berdasarkan pemetaan dan analisis intelijen internal.
- Rektor Kecam Keras Tindakan Kriminal di Kampus Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau dan Menyerahkan kepada Proses Hukum yang Berlaku
- Bongkar Dugaan Korupsi Proyek Gagal Meteran AMI Berpagu Rp5 T, Siapa Pejabat PLN Penerima Cashback USD 50 Juta
- Mahasiswi Jelang Skripsi Dianiaya di UIN Suska, Berawal dari Laporan 110 Pelaku Diamankan
- Operasi Pasar Bea Cukai Gencar Berantas Miras dan Rokok Ilegal di Tangerang dan Karimun
- Polres Inhil Tertibkan Balap Liar di Jalan Telaga Biru Parit 8, 14 Sepeda Motor Diamankan
Dalam pelaksanaannya, razia berlangsung tertib dan humanis. Petugas menyisir seluruh sudut kamar untuk memastikan tidak ada barang terlarang maupun indikasi gangguan keamanan. Dari hasil penggeledahan, tidak ditemukan barang-barang yang mencurigakan maupun indikasi penyalahgunaan HALINAR.
Kalapas Prayitno menegaskan bahwa razia ini merupakan bentuk konsistensi dan keseriusan pihaknya dalam menjaga Lapas Tembilahan tetap dalam kondisi aman dan kondusif.
“Kami akan terus laksanakan razia secara berkala sebagai upaya deteksi dini gangguan keamanan. Tidak ada toleransi terhadap penyalahgunaan HP, pungli, dan narkoba di dalam Lapas,” ujarnya.
Dengan pelaksanaan yang lancar dan hasil yang bersih dari barang terlarang, Lapas Tembilahan menunjukkan keseriusannya dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan mendukung proses pembinaan yang maksimal bagi seluruh warga binaan.


Tulis Komentar