Peringati Hardiknas 2025 Bersama PGRI, Kecamatan Batang Tuaka Luncurkan Inovasi Literasi
KILASRIAU.com, BATANG TUAKA – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2025 di Kecamatan Batang Tuaka berlangsung semarak dan penuh makna.
Acara ini ditaja oleh PGRI Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir yang digelar di Pendopo Pasar Sungai Piring ini dirangkai dengan upacara bendera, halal bi halal, hingga peluncuran inovasi literasi yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Momen upacara bendera menjadi sorotan utama karena keunikannya, para peserta mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia, Jumat (2/5/2025).
- Dorong Penguatan Ketahanan Keluarga, Ketua TP-PKK Inhil Ikuti Forum Nasional Prasara–Vistara
- Selamatkan Satwa Dilindungi, YIARI dan OIC Apresiasi Dedikasi dan Kinerja Bea Cukai Langsa
- Kepemimpinan Baru Bea Cukai Lhokseumawe Perkuat Sinergi Lewat Silaturahmi ke Polres, Kejari, dan Denpom
- Lembaga Adat Melayu Riau Tetapkan 23 Februari Hari Ekosistem
- Kemendagri Pimpin Rakor Pengendalian Inflasi 2026, Inflasi Inhil Capai 6,38 Persen
Camat Batang Tuaka, Abdul Hadi, mengatakan hal ini bukan sekadar simbol, tetapi juga menjadi wujud penghargaan terhadap keberagaman budaya dalam bingkai persatuan bangsa.
Abdul Hadi menegaskan bahwa Hardiknas bukan hanya seremoni tahunan, tetapi momentum penting untuk membangkitkan kembali semangat dan komitmen bersama dalam memajukan dunia pendidikan.
"Pendidikan adalah jalan utama dalam membentuk peradaban dan akhlak mulia. Ini merupakan proses menumbuhkan fitrah manusia sebagai makhluk pembelajar," kata Abdul Hadi.
Karena itu, sambungnya, sangat tepat jika Presiden Prabowo menjadikan pendidikan sebagai prioritas nasional dalam Asta Cita ke-4, yaitu membangun sumber daya manusia yang unggul.
"Namun ini bukan tugas satu pihak saja. Dibutuhkan kerja sama semua elemen, mulai dari pemerintah, masyarakat, orang tua, dunia usaha, hingga media massa,” ucapnya.
Ia juga menambahkan bahwa inovasi-inovasi literasi yang diluncurkan merupakan bentuk konkret komitmen bersama untuk menanamkan budaya membaca dan kepedulian sosial sejak dini.
Dikatakan Abdul Hadi, lewat gerakan seperti Sekumpul Batu dan Gelimas Padu, kita ingin menciptakan lingkungan yang mendukung anak-anak tumbuh dalam budaya literasi, di rumah, sekolah, hingga di layanan kesehatan seperti posyandu.
"Ini adalah investasi jangka panjang untuk mencetak generasi cerdas dan berkarakter,” tambahnya.
Usai upacara, suasana kekeluargaan semakin terasa lewat kegiatan halal bi halal yang menyatukan para tokoh, ASN, kader PKK, guru, dan masyarakat sekitar.
"Kegiatan ini menjadi wadah mempererat silaturahmi pasca Hari Raya Idulfitri," ucapnya.
Peringatan Hardiknas tahun ini juga menjadi momentum lahirnya dua inovasi literasi daerah, yakni Gerakan Sekumpul Batu (Sedekah Buku Untuk Masyarakat Peduli Literasi Batang Tuaka) dan GELIMAS PADU (Gerakan Literasi Masyarakat Terpadu di Posyandu).
Kedua inovasi ini diresmikan oleh Ketua TP-PKK Kecamatan Batang Tuaka bersama Ketua Pokja 2 TP-PKK Kabupaten Indragiri Hilir.
Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap literasi, juga dilakukan penyerahan sumbangan buku bacaan dan pakaian layak pakai dari TP-PKK Kecamatan.
"Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat gotong royong dalam mendukung pendidikan yang inklusif dan merata, hingga ke pelosok desa," sambungnya.
Kemeriahan acara ditutup dengan penampilan semangat dari anak-anak Sekolah Dasar yang membawakan atraksi drum band.
Penampilan ini disambut antusias dan menjadi simbol semangat generasi muda dalam menatap masa depan yang lebih cerah melalui pendidikan.


Tulis Komentar