Waspadai Hujan Lebat Disertai Petir di Inhu, Inhil, Kampar dan Kuansing
KILASRIAU.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru memprakirakan cuaca di Provinsi Riau pada Kamis (17/4/2025) didominasi oleh kondisi cerah berawan hingga berawan. Meski demikian, potensi hujan tetap ada di sejumlah wilayah.
Forecaster BMKG Pekanbaru, Putri Santy S., mengatakan hujan dengan intensitas ringan sudah berpeluang terjadi sejak pagi hari di sebagian wilayah Kabupaten Bengkalis, Kepulauan Meranti, Pelalawan, Indragiri Hilir, dan Kota Dumai.
“Memasuki siang hingga malam hari, potensi hujan meningkat, dengan intensitas ringan hingga sedang di sejumlah daerah seperti Kampar, Kuantan Singingi, Pelalawan, Siak, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, hingga Kota Pekanbaru,” ujar Putri.
- Di Tengah Anggaran Ratusan Miliar Rehabilitasi Mangrove, Ribuan Hektare Kebun Kelapa Inhil Terus Rusak, Satwa Liar Mulai Turun ke Permukiman
- Tanaman Pekarangan Dan Jagung Pipil Untuk Ketahanan Pangan Indonesia Dari Indragiri Hulu
- Mahasiswa KKN Universitas Riau Laksanakan Penanaman dan Penyerahan TOGA kepada Pemerintah Desa Sako
- Perkuat Benteng Pesisir Sekaligus Dorong Ekonomi Masyarakat
- Polres Inhil Bersama Forkopimda Tanam 5.000 Bibit Mangrove Serentak dan di 21 Polsek Jajaran Peringati Hari Mangrove Sedunia
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem. Warga diimbau waspada terhadap hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di wilayah Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Kampar, dan Kuantan Singingi pada siang, sore hingga malam hari.
“Suhu udara berkisar antara 23.0 hingga 33.0 derajat Celsius, dengan kelembapan 50 hingga 98 persen. Angin umumnya bertiup dari arah Barat hingga Utara dengan kecepatan 10–30 km/jam,” jelas Putri.
Pada dini hari, BMKG memperkirakan cuaca akan didominasi oleh kondisi udara kabur hingga berawan.
Sementara itu, untuk kondisi perairan, tinggi gelombang laut di wilayah perairan Riau masih tergolong rendah, berkisar antara 0.5 – 1.25 meter.
Dari pantauan titik panas (hotspot) di wilayah Sumatera pada Rabu malam (16/4) pukul 23.00 WIB, BMKG mencatat total 21 hotspot, terbanyak berada di Bangka Belitung sebanyak 13 titik.
Sementara, Provinsi Riau nihil hotspot. “Alhamdulillah, Riau tidak terpantau adanya hotspot. Namun, tetap kami imbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan dan hutan karena cuaca masih cukup berpotensi memicu kebakaran,” tutup Putri.

Tulis Komentar