Pemkab Inhil Gelar Rapat Koordinasi Tangani Banjir, Siap Tingkatkan Status Tanggap Darurat
KILASRIAU.com - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Pemkab Inhil) menggelar rapat koordinasi terkait penanganan banjir yang tengah melanda wilayah Inhil. Rapat yang berlangsung di Aula Bappeda pada Kamis (20/3/2025) ini dipimpin oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hilir, H. Tantawi Jauhari, mewakili Bupati Inhil.
Hadir dalam rapat ini unsur Forkopimda, para Asisten, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta perwakilan berbagai instansi lainnya.
Berdasarkan data sementara hingga 19 Maret 2025, banjir telah melanda 12 desa di 6 kecamatan dengan jumlah korban terdampak mencapai 3.367 kepala keluarga (KK) atau sekitar 10.982 jiwa.
- Karhutla Mereda, Polda Riau Siapkan 260 Plang Cegah Kebakaran Berulang
- Dugaan Selisih 267 Hektare Lahan Eks PT Agro Sarimas, Media Purna Polri Pertanyakan Dasar Panen KSO Agrinas
- Tekan Angka Kecelakaan, Polres Inhil Fokuskan Operasi Patuh pada 10 Pelanggaran Lalu Lintas
- Jangan Berlindung di Balik Profesi Wartawan! Ketua PW-IWO Riau Tegaskan Anggota Terlibat Narkoba Bakal Ditindak
- Kejar Target TMMD ke-130, Kodim 0314/Inhil Kebut Pembangunan RTLH di Desa Kuala Lemang
Dalam arahannya, Pj. Sekda menegaskan pentingnya koordinasi yang solid antarinstansi guna memastikan penanganan banjir berjalan efektif.
"Rapat ini bertujuan untuk mengoptimalkan langkah strategis dalam mengatasi dampak banjir, mencegah perluasan wilayah terdampak, serta memastikan seluruh pihak bekerja secara terkoordinasi," ujar H. Tantawi Jauhari.
Salah satu keputusan penting yang dihasilkan dari rapat ini adalah rekomendasi kepada Bupati Inhil untuk meningkatkan status siaga darurat hidrometeorologi basah menjadi tanggap darurat bencana alam banjir di enam kecamatan terdampak.
Selain itu, OPD terkait diminta segera mengambil langkah-langkah strategis guna percepatan penanganan, termasuk mendirikan posko darurat dengan fasilitas yang memadai.
Pj. Sekda juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pelaku usaha, untuk ikut berkontribusi dalam membantu warga yang terdampak banjir.
"Kepedulian bersama sangat dibutuhkan dalam situasi seperti ini. Mari kita bahu-membahu meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak," imbaunya.**

Tulis Komentar