Polda Riau Serahkan 2.250 Paket Bantuan Sosial kepada Mahasiswa
KILASRIAU.com - Polda Riau menggelar Bakti Sosial Polri Presisi bersama Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) dan aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se Riau.
Kegiatan digelar di Rumah Kebangsaan Cipayung Plus komplek purna MTQ, Jalan Sudirman, Pekanbaru, Kamis (27/2/2025).
Total sebanyak 2.250 paket sembako disiapkan Polda Riau dan seluruh jajaran Polres di 12 kabupaten/kota. Khusus Polda Riau, 1.000 paket bantuan diserahkan secara simbolis oleh Kapolda Riau, Irjen M Iqbal.
- Bupati Herman Tutup Lomba Gasing Milad ke-61 Inhil, Apresiasi Upaya Pelestarian Budaya Daerah
- Bupati Inhil Buka Lomba Gasing Milad ke-61, Dorong Pelestarian Budaya Tradisional di Era Digital
- Hangatnya Kebersamaan Idul Adha, Edy Indra Kesuma Shalat dan Berkurban Bersama Masyarakat
- PWMOI Riau dan DNT Tour and Travel Sembelih 4 Ekor Sapi
- Kemnaker Himpun 93 Hewan Kurban, Menaker: Iduladha Momentum Perkuat Kepedulian dan Kinerja
Didampingi Wakapolda Brigjen Jossy Kusumo, Kapolda Riau Irjen M Iqbal mengatakan, acara bakti sosial ini dilaksanakan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan yang digelar bersama secara serentak di 36 Polda seluruh Indonesia.
"Bantuan ini diserahkan secara serentak di seluruh Indonesia yang dipimpin langsung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Bantuan ini diserahkan kepada mahasiswa. Kalau di Polda Riau ada 2.250 paket sembako tahap pertama kita berikan kepada adik-adik mahasiswa," kata Irjen M Iqbal.
Bantuan ini, jelas Kapolda akan diserahkan langsung oleh Direktorat Intelijen Polda Riau kepada seluruh mahasiswa yang telah terdata. "Bantuan diserahkan langsung oleh Dirintel secara by name dan by address.
" Tujuannya dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan agar kita saling bermanfaat bagi sesama. Selain itu, juga untuk tetap menjaga kamtibmas di masyarakat. mahasiswa memiliki kontribusi yang sangat besar bagi negeri ini sampai hari ini," ungkapnya.
Kata dia, tugas-tugas kepolisian sangatlah tidak ringan. Untuk itu, strategi soft power harus dijalankan dengan baik, seirama dan penuh kebersamaan.
"Ketika keamanan masyarakat bisa terwujud, semua roda kehidupan masyarakat dapat berjalan dengan baik," tuturnya.

Tulis Komentar