Polri dan Kementerian Pertanian RI Gencarkan Penanaman Jagung Serentak 2025
KILASRIAU.com – Untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional, Polri bersama Kementerian Pertanian Republik Indonesia mempersiapkan rencana penanaman jagung serentak di seluruh wilayah kesatuan Negara Republik Indonesia pada tahun 2025.
Kegiatan ini akan dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 15 Januari 2025 dengan target luas tanam sebanyak 1 juta hektar di seluruh wilayah Indonesia.
Bertempat di Aula Rekonfu Mapolres Indragiri Hilir, rapat koordinasi ketahanan pangan melalui zoom meeting dilaksanakan. Rapat ini dihadiri oleh Pj Bupati yang diwakili oleh Asisten I Setda Kabupaten Inhil Junaidi Ismail, bersama Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktara, serta jajaran Kapolsek se-Kabupaten Indragiri Hilir.
- PMI Inhil Gelar Rapat Kerja 2026, Perkuat Sinergi Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan
- Kemnaker Transformasikan BPVP Jadi Mini Campus yang Adaptif dan Modern
- Ekspose Percepatan Pembangunan dan Manajemen Talenta ASN, Bupati Inhil Dorong Pengembangan Karier Berbasis Kompetensi
- Nawakara Perkuat Kapabilitas Rescue dan Jejaring Global melalui Partisipasi dalam 2nd Mission of Light Challenge di China
- Jelang Penutupan MagangHub Batch III, Kemnaker Imbau Peserta, Mentor, dan Operator Lengkapi Tahapan Akhir
Dalam rapat tersebut, para peserta membahas berbagai strategi dan langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan keberhasilan penanaman jagung serentak.
"Kegiatan penanaman jagung serentak ini merupakan upaya bersama untuk menjamin ketahanan pangan nasional," ujar Junaidi Ismail.
"Kami harap dengan kerjasama yang baik antara Polri dan Kementerian Pertanian, target luas tanam 1 juta hektar dapat tercapai dengan baik." tambahnya.
AKBP Farouk Oktara menambahkan, "Kepolisian akan memberikan dukungan penuh untuk keberhasilan program ini. Kami akan memastikan bahwa semua aspek keamanan dan kelancaran penanaman jagung terjamin."
Rapat koordinasi ini juga menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat. Selain itu, penggunaan teknologi modern dan praktik pertanian yang baik akan menjadi fokus utama untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas jagung.
"Kami akan memastikan bahwa semua petani di seluruh wilayah Indonesia mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan, mulai dari benih unggul hingga pendampingan teknis," kata Junaidi Ismail. "Ini adalah langkah besar untuk menjamin ketahanan pangan kita di masa depan."

Tulis Komentar