Polri dan Kementerian Pertanian RI Gencarkan Penanaman Jagung Serentak 2025
KILASRIAU.com – Untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional, Polri bersama Kementerian Pertanian Republik Indonesia mempersiapkan rencana penanaman jagung serentak di seluruh wilayah kesatuan Negara Republik Indonesia pada tahun 2025.
Kegiatan ini akan dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 15 Januari 2025 dengan target luas tanam sebanyak 1 juta hektar di seluruh wilayah Indonesia.
Bertempat di Aula Rekonfu Mapolres Indragiri Hilir, rapat koordinasi ketahanan pangan melalui zoom meeting dilaksanakan. Rapat ini dihadiri oleh Pj Bupati yang diwakili oleh Asisten I Setda Kabupaten Inhil Junaidi Ismail, bersama Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktara, serta jajaran Kapolsek se-Kabupaten Indragiri Hilir.
- Pengamanan Keberangkatan Kapal di Pelindo Tembilahan Berjalan Aman dan Kondusif
- Wakil Bupati Inhil Rayakan Idulfitri Bersama, Penuh Kehangatan dan Kedekatan dengan Masyarakat
- Gema Takbir Menggema di Lapangan Gajah Mada, Sekda Inhil Ajak Perkuat Ukhuwah di Tengah Tantangan
- Bupati Inhil Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi Bersama Masyarakat
- Kapolres Inhil Pimpin Apel Pengamanan Pawai Malam Takbir Idul Fitri 1447 H Libatkan 258 Personel Gabungan
Dalam rapat tersebut, para peserta membahas berbagai strategi dan langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan keberhasilan penanaman jagung serentak.
"Kegiatan penanaman jagung serentak ini merupakan upaya bersama untuk menjamin ketahanan pangan nasional," ujar Junaidi Ismail.
"Kami harap dengan kerjasama yang baik antara Polri dan Kementerian Pertanian, target luas tanam 1 juta hektar dapat tercapai dengan baik." tambahnya.
AKBP Farouk Oktara menambahkan, "Kepolisian akan memberikan dukungan penuh untuk keberhasilan program ini. Kami akan memastikan bahwa semua aspek keamanan dan kelancaran penanaman jagung terjamin."
Rapat koordinasi ini juga menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat. Selain itu, penggunaan teknologi modern dan praktik pertanian yang baik akan menjadi fokus utama untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas jagung.
"Kami akan memastikan bahwa semua petani di seluruh wilayah Indonesia mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan, mulai dari benih unggul hingga pendampingan teknis," kata Junaidi Ismail. "Ini adalah langkah besar untuk menjamin ketahanan pangan kita di masa depan."


Tulis Komentar