Indragiri Hilir Catat Indeks Risiko Bencana Tertinggi di Provinsi Riau
KILASRIAU.com – Berdasarkan data dari Indeks Risiko Bencana Indonesia tahun 2023 yang diterbitkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mencatatkan nilai indeks risiko bencana tertinggi di Provinsi Riau, dengan skor mencapai 160,40. Di tingkat nasional, Inhil menempati urutan ke-58 dalam kategori risiko bencana.
PJ Bupati Indragiri Hilir, Erisam Yahya, yang diwakili oleh Asisten I Setda Inhil, Tantawi Jauhari, menyampaikan informasi ini saat menghadiri sosialisasi dan diskusi laporan akhir penyusunan dokumen kajian risiko bencana di Aula Kantor BAPPEDA.
Dalam sambutannya, Tantawi Jauhari menekankan pentingnya penyusunan kajian risiko bencana yang teliti dan melibatkan semua pihak terkait. "Dokumen ini sangat penting untuk memastikan kesiapan daerah dalam menghadapi bencana di masa mendatang," katanya.
- Cegah Kemacetan Jam Sekolah, Polsek Peranap Bersama PT ERA Gercep Timbun Berem Jalan di SDN 013
- Bupati H. Herman; Subuh Keliling Jadi Sarana Pemkab Inhil Jalin Silahturahmi Kepada Masyarakat
- Apresiasi Langkah Kejaksaan, PW MOI INHIL: Jaga Marwah Korps Adhyaksa
- Bupati Inhil jadi Narasumber Forum Rehabilitasi Mangrove, Harapkan Ekosistem Pulih, Ekonomi Masyarakat Pesisir Meningkat
- Sinergi TMMD Ke-130 Kodim 0314/Inhil dan BPBD Berikan Pemahaman Karhutla di Desa Kuala Lemang
Tantawi berharap agar seluruh kepala organisasi perangkat daerah dan instansi terkait memberikan dukungan penuh dalam penyusunan dokumen ini. "Dukungan dari semua pihak akan sangat mempengaruhi kualitas dokumen ini, sehingga dapat menjadi acuan yang efektif dalam pembangunan daerah dan strategi penanggulangan bencana ke depan," tegasnya.
Dengan data ini, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana, demi keselamatan masyarakat dan keberlanjutan pembangunan daerah.

Tulis Komentar