Dandim Lamongan Ngetrail Bareng Komponen Masyarakat
KILASRIAU.com, Lamongan,- Gagasan dan inovasi diluncurkan oleh Dandim 0812/Lamongan. Semua gagasan itu, tentunya ditujukan untuk memperkuat sinergitas dan mengetahui setiap permasalahan masyarakat yang ada di wilayah teritorialnya.
Setelah sebelumnya program Senin berkibar, Selasa bergelora, Rabu berempati, Kamis bersinergi dan Jumat sehati, kini Letkol Arm Ketut Wira Purbawan telah meluncurkan adanya program Sabtu bersalaman.
- Cegah Kabut Asap Sejak Dini, Tanah Merah Gelar Apel Gabungan Stakeholder dan Masyarakat Peduli Api
- Pantau Tanaman Warga, BRIPDA Hadi Y Istakim Ajak Masyarakat Optimalkan Pekarangan di Enok
- Polsek Tempuling Gelar Patroli KRYD, Ciptakan Situasi Aman dan Kondusif di Wilayah Kecamatan Tempuling
- Tak Hanya Jaga Keamanan, Polsek Enok Aktif Dampingi Warga Kelola Lahan Produktif
- Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau, Pemkab Inhil Gelar Rakor Siaga Darurat Karhutla 2026
Program Sabtu bersalaman itu sendiri, lebih tertuju pada kepedulian Dandim terhadap lingkungan alam. Tentu, program itu juga melibatkan komponen masyarakat.
Seperti yang dilakukan oleh Dandim bersama komponen masyarakat di Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan. Sabtu (27/01/2024). Melalui program Sabtu bersalaman itu, Dandim mengajak masyarakat untuk berperan menjaga kelestarian alam.
Diwarnai dengan adanya ngetrail bareng, Letkol Arm Ketut terlihat bersemangat untuk menuju ke SDN III Mojorejo, Kecamatan Modo. Di lokasi itu, Dandim bersama komponen masyarakat menggelar adanya penanaman pohon.
“Sabtu bersinergi ini memiliki arti bersatu dengan alam yang aman ini, sekaligus memiliki makna yang sangat dalam tentang peran untuk melestarikan alam Indonesia,” ucap Dandim.
Selain TNI, Dandim menyebut jika masyarakat juga memiliki peranan penting dalam upaya menjaga kelestarian alam dan lingkungan. Kelestarian alam yang ada di Indonesia, merupakan peninggalan leluhur yang sangat berharga.
“Maka dari itu, kami mengajak masyarakat untuk saling berpartisipasi menjaga kelestarian alam di Indonesia, khususnya di Lamongan,” pintanya.

Tulis Komentar