Ketua Pemuda Desa Kuala Sebatu Bersama Warga Dusun Pangli Datang Mengadu ke DPRD Inhil
KILASRIAU.com - Ketua pemuda Kuala Sebatu Kecamatan Batang Tuaka bersama puluhan warga Dusun Panglima datangi kantor DPRD Kabupaten Inhil pada Senin September 2023 lalu.
Kedatangannya ke kantor DPRD Kabupaten Inhil ialah untuk memperjuangkan listrik yang masuk di daerah Desa Kuala Sebatu, Kecamatan Batang Tuaka.
Yang mana sebelumnya telah melayangkan surat ke DPRD Inhil terkait meminta hearing bersama dengan pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN).
- Kepemimpinan Baru Bea Cukai Lhokseumawe Perkuat Sinergi Lewat Silaturahmi ke Polres, Kejari, dan Denpom
- Lembaga Adat Melayu Riau Tetapkan 23 Februari Hari Ekosistem
- Kemendagri Pimpin Rakor Pengendalian Inflasi 2026, Inflasi Inhil Capai 6,38 Persen
- Meluruskan Disinformasi Skema Pembiayaan dan “Keuntungan” Mitra SPPG
- Lestarikan Budaya Melayu, 11 Ribu Personel Polda Riau Pakai Tanjak dan Selempang Tiap Jum'at
Dalam pelaksanaan tersebut di Komisi 3 DPRD Inhil membahas kepastian jaringan listrik yang masuk di wilayah Dusun Panglima.
Dimana selama proses hearing tersebut Ketua Pemuda Karang Taruna Desa Kuala Sebatu, Hasanuddin menyebutkan permasalahan di Dusun Panglima terkait listrik ada 3 dan semoga bisa menjadi pertimbangan untuk dilakukan pembangunan lebih cepat.
"Yang pertama masih banyak rumah warga yang belum dialiri listrik, ke dua ada rumah warga belum dialiri listrik tapi sudah memasang instalasi dari orang mengaku petugas PLN, yang ke tiga ada rumah warga yang sudah teraliri listrik tapi tegangan rendah, kemudian tiang yang digunakan juga hanya swadaya saja," ucapnya, Senin (18/9/2023).
Terkait permasalahan tersebut, Hasanuddin meminta kepada pihak PLN untuk bisa menanggapi dan memberikan informasi agar masyarakat yang datang bisa mengetahui secara pasti terkait listrik yang dinanti-nanti tersebut.
Menanggapi pernyataan tersebut Manager PLN ULP Tembilahan, Andiko Bestari menyebutkan untuk pembangunan di Dusun Panglima Desa Kuala Sebatu sudah masuk dalam tahap antrian, diwacanakan tahun 2024 sudah akan dikerjakan.
"Pembangunan jaringan untuk wilayah kabupaten Indragiri Hilir terbagi menjadi dua tahapan, tahap pertama di tahun 2023 dan tahap ke dua di tahun 2024. Di tahun 2023 ini ada tiga lokasi yang akan segera dikerjakan, sementara Dusun Panglima Desa Kuala Sebatu sendiri masuk di rangkaian tahun 2024," jelasnya.
Mengenai tentang adanya oknum yang mengatasnamakan dirinya pegawai PLN guna untuk pemasangan instalasi listrik, Manajer PLN ULP Tembilahan mengatakan pihaknya tidak pernah mengutus atau memberikan kewenangan ke siapapun dalam hal itu karena pemasang instalasi listrik menjadi tanggungjawab pemilik rumah.
"Kita tidak memiliki wewenang untuk pemasangan instalasi listrik di dalam rumah. Wewenang kami dari pihak PLN cukup sampai meteran dan urusan ke dalam menjadi wewenang pelanggan," tegas Andiko.
Sementara itu, Hearing yang dipimpin langsung oleh ketua komisi 3 DPRD Inhil, Iwan Taruna menyebutkan permasalahan yang dialami oleh dusun Panglima Desa Kuala Sebatu adalah permasalahan yang merata dirasakan oleh dusun-dusun yang ada di Inhil, dan pengaduan ini sudah yang kesekian kalinya masuk ke meja komisi 3.
Iwan Taruna berharap dengan adanya duduk bersama yang dilakukan ini bisa menjadi pengobat buat masyarakat yang bertanya-tanya terkait keinginan memiliki listrik siang malam.
Kendati itu, Iwan Taruna juga mengapresiasi semangat masyarakat yang sudah tepat dan cerdas mempertanyakan hal demikian di gedung wakil mereka yang sudah dipilih.
"Permasalahan listrik di dusun memang sering masuk pengaduan di meja komisi 3 dan semua permasalahannya sama. Kemudian untuk pembangunan dusun panglima tadi sudah kita dengar sendiri penjelasan dari pak Manajer bahwa akan segera dibangunkan, dan perlu kita ketahui bahwa jika PLN sudah memberikan informasi, besar harapan terwujud," katanya.
"Saya memberikan apresiasi buat masyarakat dusun panglima yang sudah tepat datang mengadukan permasalahannya ke kami selaku perwakilannya, dan hari ini kita sudah pada mengetahui semua bahwa 2024 akan segera dibangun jaringan di sana, kami berharap informasi ini bisa dipegang dan disebarkan ke masyarakat lain yang tidak sempat datang. Kami juga berharap tidak ada lagi masyarakat yang percaya terhadap oknum yang mau mengambil keuntungan dalam pembangunan jaringan listrik ini, pokoknya jika belum ada tiang berdiri jangan mau pasang instalasi," imbuhnya.**


Tulis Komentar