Buka Pelatihan EHRA, Bupati Sampaikan Ini
Kilasriau.com - Bupati Indragiri Hilir yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Hj. Nurlia membuka acara pelatihan Koordinator, Supervisor dan Enumerator Kegiatan Studi Environmental Health Risk Assessment (EHRA) Penilaian Resiko Kesehatan Lingkungan Di Kabupaten Indragiri Hilir Tahun 2023 yang dilaksanakan di Aula hotel Top 5 Tembilahan, Kamis ( 08/06/2023)
Jumlah total peserta pelatihan 296 terdiri dari 30 Koordinator (kepala puskesmas), 30 Supervisor (penanggung jawab program kosling puskesmas) ,236 Enumerator (petugas Desa/Kelurahan) dan kegiatan pelatihan ini dilaksanakan dari tanggal 7 s/d 9 juni 2023.
Dalam sambutannya Bupati Indragiri Hilir yang dibacakan oleh staf ahli Bupati bidang Ekonomi Keuangan dan pembangunan mengatakan Studi EHRA atau penilaian resiko kesehatan lingkungan dipandang perlu dilakukan oleh kabupaten Indragiri Hilir karena pembangunan sanitasi membutuhkan pemahaman kondisi wilayah yang akurat.
- Dorong Penguatan Ketahanan Keluarga, Ketua TP-PKK Inhil Ikuti Forum Nasional Prasara–Vistara
- Selamatkan Satwa Dilindungi, YIARI dan OIC Apresiasi Dedikasi dan Kinerja Bea Cukai Langsa
- Kepemimpinan Baru Bea Cukai Lhokseumawe Perkuat Sinergi Lewat Silaturahmi ke Polres, Kejari, dan Denpom
- Lembaga Adat Melayu Riau Tetapkan 23 Februari Hari Ekosistem
- Kemendagri Pimpin Rakor Pengendalian Inflasi 2026, Inflasi Inhil Capai 6,38 Persen
Selain itu isu sanitasi dan higienitas masih dipandang kurang penting sebagaimana terlihat dalam prioritas usulan melalui Musrenbang.
"EHRA adalah studi yang menghasilkan data yang representatif di Kabupaten Indragiri Hilir dan seluruh Kecamatan dan dapat dijadikan panduan dasar di tingkat Desa/Kelurahan,"


Tulis Komentar