Banyak Jalan Berlubang, Pengendara Diminta Lebih Waspada Peranap
kilasriau.com - Musim hujan selalu identik dengan jalan yang rusak. Sebab, genangan air mampu mengelupas aspal sehingga menimbulkan lubang.
Kondisi itu tentu dapat membahayakan para pengendara, khususnya pengguna motor, untuk itu Pemuda Desa yang berdomisili di Kecamatan Peranap Kabupaten Indragiri Hulu A.r (45) mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati saat berkendara.
“Saya mengimbau kepada masyakat untuk selalu berhati-hati pada saat berkendara, khususnya pengguna roda 2 perhatikan laju kenderaan terlebih di jalan yang rusak dan berlubang,” terang A.r Jum’at (24/2/2023) pagi.
- Dandim 0314/Inhil Tinjau Pembangunan Koperasi Merah Putih di Batang Tuaka, Pastikan Progres Sesuai Target
- Polres Inhil Kebut Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi, Warga Rasakan Harapan Baru
- 39 Jembatan Desa Rampung Dibangun, Kapolda Riau: Ini Wujud Nyata Pengabdian Polri untuk Masyarakat
- Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Gelombang 3 di Batang Tuaka Capai 20 Persen
- Masyarakat Muak Janji, Warga Gotong Royong Perbaiki Jalan Tembus ke Pasar Senin Tungkal Dibuka dengan Swadaya Warga
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Kapolsek Peranap Iptu Bahagia Ginting SH mengatakan, ada yang perlu disikapi pengendara ketika Berkendara pada musim hujan dan kondisi jalan yang rusak.
"Pastikan dahulu kondisi kendaraan dalam keadaan baik, Jika kondisi kendaraan sudah dipastikan dalam keadaan baik, ketika menemukan atau melalui jalan rusak pastikan melaluinya dalam kecepatan serendah mungkin ," ungkapnya.

Tak hanya itu saja, Kapolsek juga mengingatkan kepada pengendara agar lebih waspada saat berkendara di musim hujan. Pasalnya faktor cuaca dapat mempengaruhi kondisi jalan hingga berpotensi menjadi penyebab kecelakaan.
“Saat ini masih memasuki musim penghujan. Jadi, harus lebih hati-hati karena ketika hujan lebat, jarak pandang terbatas. Ingat, jaga jarak kendaraan dan kecepatan,” ujarnya
Oleh karena itu, pihaknya pun mengingatkan agar pengendara motor memilih untuk menepi dan berteduh saat terjadi hujan deras. Namun demikian pihaknya tidak menyarankan berteduh di bawah pohon.
“Kalaupun memaksa harus jalan, sebaiknya menggunakan mantel yang bentuknya setelah baju dan celana. Saya mengimbau untuk jangan menggunakan mantel hujan bentuk ponco atau Batman, karena berisiko masuk ke jari-jari atau rantai yang dapat menyebabkan kecelakaan,” tutupnya.

Tulis Komentar