Penuhi Syarat, Mantan Bupati Lingga Alias Wello Maju DPD RI
Kilasriau.com, Lingga - Memenuhi syarat dukungan Sebanyak 17 dari 21 bakal calon (Bacalon) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI yang akan mengikuti Pemilu Legislatif (Pileg) 2024 mendatang dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kepulauan Riau (Kepri).
diantara ke-17 bacalon tersebut adalah mantan Bupati Lingga, Alias Wello. Pria yang akrab disapa Awe itu memilih maju sebagai senator DPD.
Selaku Tim Penghubung Alias wello yang diakrab dengan nama panggilan Awe, Ady Indra Pawennary mengungkapkan salah satu alasan Awe maju ke DPD dan tak kembali ikut serta pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
- Ikbal Sayuti Tegaskan GPK Tegak Lurus ke DPP PPP: Jangan Ada yang Bawa Nama Organisasi!
- Golkar Pekanbaru Janji Terus Hadir Untuk Masyarakat dan Siap Dukung Pemerintah
- Hendarwan Nomor Urut 2 Menang Telak di Pilkati Pulung Kencana, Unggul 1.357 Suara
- Bupati Herman Hadiri Pengukuhan Pengurus DPC PKB Inhil Periode 2026–2031
- Mengangkat Filosopi Mangrove, Seluruh Kepengurusan PKB se-Inhil Dikukuhkan
"Kita ingin fokus berjuang untuk masyarakat Kepri melalui jalur DPD," kata Ady
Kemarin.
Lebih lanjut, Ady meminta dukungan kepada seluruh masyarakat Kepri bahwa saat ini kemampuan Awe memperjuangkan daerahnya di pusat sudah teruji ketika diberi amanah sebagai Bupati Lingga periode 2016-2020.
"Di zamannya sebagai Bupati, APBD Lingga mencapai rekor tertinggi tembus angka Rp 1,1 Triliun. Begitu juga PAD, naik 200 persen lebih," ujarnya.
Sebagaimana diketahui, ada 21 tokoh masyarakat Kepri yang mengajukan pencalonan ke KPU melalui Sistem Pencalonan (Silon) DPD RI. Namun hanya 17 tokoh masyarakat yang dinyatakan memenuhi syarat dukungan sementara 4 orang lagi tidak.
Mereka yang memenuhi syarat itu diantaranya Alias Wello, Andhika Bintang Prasetya, David Farel Sibuea, Dharma Setiawan, Dwi Ajeng Sekar Respaty, Gerry Yasid, Hardi Selamat Hood, Haripinto Tanuwidjaja, Hotman Hutapea, Ismeth Abdullah, Juanda, R. Imran Hanafi, Ria Saptarika, Richard Hamonangan Pasaribu, Sirajudin Nur, Stephane Gerald Martogis, dan Sunarto Poniman.
Untuk tahapan selanjutnya dilaksanakan di 2023. Dimulai dari verifikasi administrasi, perbaikan dan penyerahan minimal dukungan, verifikasi perbaikan 1 dan 2, lalu verifikasi faktual 1 dan 2 serta penetapan keputusan hasil verifikasi syarat dukungan. Berikutnya, pembukaan pendaftaran bacalon DPD RI dimulai awal Mei 2023.

Tulis Komentar