Wanita Itu Sempurna, Namun Terkadang Lupa Betapa Berharganya Dirinya
KILASRIAU.com - Tangannya terdiri dari dua ratus bagian yang bisa digerakkan dan berfungsi baik untuk segala jenis makanan. Mampu menjaga banyak anak saat yang bersamaan.
Punya pelukan yang dapat menyembuhkan sakit hati dan keterpurukan. Atas izin-Nya, ia juga bisa menyembuhkan dirinya sendiri.
Ia mampu bekerja 18 jam per-hari. Allah SWT menciptakannya dengan lembut. Dan di balik kelembutannya itu tersimpan kekuatan besar yang dapat mengatasi banyak hal luar biasa.
- Tutup MTQ ke-56 Mandah, Bupati Herman: Al-Qur’an Harus Dipahami dan Diamalkan
- Bupati Lepas Pawai Ta’ruf dan Resmikan Bazar MTQ Mandah, Sarana Syiar Islam dan Tingkatkan Kreativitas Masyarakat
- GEBYAR MILAD KAHMI KE-60, SURYADI TEKANKAN PENGUATAN POTENSI ALUMNI DAN KONTRIBUSI UNTUK KEPRI
- 83 Peserta Ikuti MTQ ke-47 Kecamatan Tempuling, Bupati Herman Dorong Lahirnya Qari dan Qariah Terbaik
- MTQ ke-47 Tempuling Dorong Syiar Islam dan Ekonomi Kerakyatan melalui Pawai Ta’aruf dan Bazar
Meski terkadang ia terlihat rapuh, namun sejatinya itu bukanlah kerapuhan, melainkan airmata.
Air mata menjadi salah satu caranya untuk mengeskpresikan kegembiraan, kegalauan, cinta, kesepian, dan kebanggaan.
Ia dapat mengatasi beban, bahkan melebihi laki-laki. Ia mampu menyimpan kebahagiaan dan pendapatnya sendiri.
Ia mampu tersenyum bahkan saat hatinya menjerit. Ia mampu bernyanyi saat menangis, menangis saat terharu, bahkan tertawa saat ketakutan.
Ia berkorban demi orang yang dicintainya. Mampu berdiri melawan ketidakadilan. Ia menerjunkan dirinya untuk keluarganya.
Ia membawa temannya yang sakit untuk berobat. Cintanya tanpa syarat. Ia menangis saat melihat anaknya menjadi pemenang.
Ia girang dan bersorak saat kawannnya tertawa. Ia begitu bahagia mendengar kelahiran. Hatinya begitu sedih mendengar berita sakit dan kematian.
Tetapi ia selalu mempunyai kekuatan untuk mengatasi hidup. Namun, ada satu hal yang menjadi kukurangannya, yaitu seringkali lupa betapa berharganya ia.
Subhanallah…

Tulis Komentar