Bupati H.M Wardan: Pentingnya Penguatan Moderasi Beragama Bagi Penyuluh Agama Islam
KILASRIAU.com - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indragiri Hilir menggelar kegiatan penguatan moderasi beragama bagi penyuluh agama Islam, di Aula Hotel Top 5 Tembilahan, Ahad (28/08/22).
Kegiatan penguatan moderasi beragama bagi penyuluh agama Islam di lingkup Kemenag Inhil ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan tentang penyuluh.
Bupati Indragiri Hilir dalam sambutan pembukaan nya mengatakan, “kegiatan penguatan moderasi beragama bagi penyuluh agama Islam sangat penting untuk diberikan karena penyuluh merupakan ujung tombak pelayanan Kementerian Agama. “
- Kapolsek Kemuning Pimpin Upacara Hardiknas ke-67 di SMAN 1 Kemuning, Ajak Tingkatkan Sinergi Majukan Pendidikan
- HUT PPNI ke-52, Bupati Ingat Dedikasi dan Perjuangan Organisasi Profesi
- Polsek Kateman Cek Ketersediaan dan Distribusi BBM, Stok Dipastikan Aman
- Polsek Tempuling Lakukan Pengamanan dan Monitoring Distribusi BBM, Situasi SPBU Kondusif
- Sektor Informal Masih Mendominasi, Wamenaker: Pemuda Perlu Ciptakan Lapangan Kerja Baru
“Moderasi beragama merupakan salah satu modal yang harus dimiliki oleh setiap individu dalam menjalankan peran sosial ditengah masyarakat yang multikultural. Maka dari itu kegiatan ini sangat penting,” ungkap H.M Wardan
Bupati H.M Wardan juga menyampaikan “Moderasi beragama adalah cara pandang, sikap, dan praktik beragama dalam kehidupan bersama dengan cara mengejawantahkan esensi ajaran agama.”
“Selain itu, untuk melindungi martabat kemanusiaan dan membangun kemaslahatan umat berlandaskan prinsip adil untuk semua, juga berimbang serta menaati konstitusi sebagai kesepakatan bernegara, itulah menjadi tujuan penting dari penguatan moderasi beragama ,” ujar bupati
Kegiatan tersebut di hadiri dan di buka oleh Bupati Indragiri Hilir Drs. H. Muhammad Wardan, MP, di dampingi oleh Kakan Kemenag Inhil, H Harun SAg MP, juga dihadiri 100 peserta dan menghadirkan narasumber dan fasilitator diantaranya, Dr. H Zulfadli, LC, MA, dan Drs. H. Asril, MM dari Kementrian Agama Provinsi Riau.**

Tulis Komentar