Empat Korban Hilang Banjir Bandang Torue Belum Ditemukan, Tim SAR Gabungan Perpanjang Pencarian
Kilasriau.com - Memasuki hari keenam, proses pencarian terhadap empat korban hilang banjir bandang di Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah terus dilakukan.
Pencarian hari keenam Tim SAR Gabungan dibagi menjadi tiga regu. Regu pertama melakukan pencarian dengan menggunakan landing craft rubber boat atau perahu karet di Pesisir Pantai Torue dan dibantu nelayan setempat.
- Kebakaran Hebat di Jalan Gunung Daek, Kafe dan Rumah Warga Hangus Dilalap Api
- Insiden Lalu Lintas di Keritang, Pasangan Lansia dan Pedagang Tahu Alami Luka
- Pemkab Inhil Berduka, Malam Ini Kebakaran Landa Gedung Kantor Bupati
- Update: Ledakan Pipa Gas PT TGI di Inhil 10 Orang Terluka
- Kebakaran Besar Akibat Kebocoran Pipa Gas PT TGI, Kapolda Riau Turun Langsung Tinjau Lokasi di Batu Ampar
Sementara regu kedua melakukan pencarian menggunakan perahu karet yang didukung Aqua Eye. Aqua Eye ini difungsikan sebagai pendeteksi utama korban tenggelam, di area bantaran sungai dan di wilayah rumah panggung warga yang terdapat tumpukan material banjir.
Lalu regu ketiga melakukan pencarian di reruntuhan rumah dan tumpukan material banjir yang dibantu masyarakat setempat.
Namun sejak pagi hingga sore hari proses pencarian masih nihil. Kepala Seksi Operasi (Kasiops) SAR Palu, Andi Sultan mengatakan pencarian akan dilanjutkan Rabu 3 Agustus 2022.
"Besok hari terakhir proses pencarian. Namun diperpanjang tiga hari kedepan," kata Andi Sultan, melalui pesan WhatsApp, Selasa (2/8/2022)
Saat ini data korban selamat bencana banjir bandang di Kecamatan Torue, mencapai 370 orang. Sementara itu tiga orang meninggal dunia. Lalusebanyak ada empay orang saat ini dalam pencarian.

Tulis Komentar