Empat Korban Hilang Banjir Bandang Torue Belum Ditemukan, Tim SAR Gabungan Perpanjang Pencarian
Kilasriau.com - Memasuki hari keenam, proses pencarian terhadap empat korban hilang banjir bandang di Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah terus dilakukan.
Pencarian hari keenam Tim SAR Gabungan dibagi menjadi tiga regu. Regu pertama melakukan pencarian dengan menggunakan landing craft rubber boat atau perahu karet di Pesisir Pantai Torue dan dibantu nelayan setempat.
- MagangHub Batch 2 Angkatan II Masuki Tahap Seleksi, Hasil Diumumkan 18 September
- Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Jalan Budiman Tembilahan
- Api Membakar, Hukum Mengejar: Sepanjang 2026 Polres Inhil Tangani 9 Kasus Karhutla
- Berangkat Jualan Cempedak, Pompong Berisi Tiga Pria Dikabarkan Hilang Kontak
- Kualitas Udara Memburuk, Pemprov Riau Siapkan 18 Ribu Pcs Masker dan Oksigen untuk Pelalawan
Sementara regu kedua melakukan pencarian menggunakan perahu karet yang didukung Aqua Eye. Aqua Eye ini difungsikan sebagai pendeteksi utama korban tenggelam, di area bantaran sungai dan di wilayah rumah panggung warga yang terdapat tumpukan material banjir.
Lalu regu ketiga melakukan pencarian di reruntuhan rumah dan tumpukan material banjir yang dibantu masyarakat setempat.
Namun sejak pagi hingga sore hari proses pencarian masih nihil. Kepala Seksi Operasi (Kasiops) SAR Palu, Andi Sultan mengatakan pencarian akan dilanjutkan Rabu 3 Agustus 2022.
"Besok hari terakhir proses pencarian. Namun diperpanjang tiga hari kedepan," kata Andi Sultan, melalui pesan WhatsApp, Selasa (2/8/2022)
Saat ini data korban selamat bencana banjir bandang di Kecamatan Torue, mencapai 370 orang. Sementara itu tiga orang meninggal dunia. Lalusebanyak ada empay orang saat ini dalam pencarian.

Tulis Komentar