Pembangunan Ruas Jalan Pulau Kijang-Sanglar, Kadis PUTR Inhil: Penandatanganan MoU Sudah Dilakukan
KILASRIAU.com - Pasca lebaran Idul Fitri 1443 Hijriyah, Pembangunan ruas jalan Pulau Kijang - Sanglar, Kecamatan Reteh, Kabupaten Inhil-Riau dalam tahap pengerjaan.
Dimana alat berat yang akan digunakan untuk menunjang proses pembangunan jalan telah berada di lokasi tepatnya di Parit 7 Pulau Kijang, Kecamatan Reteh.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Inhil Umar, MT saat dijumpai langsung mengatakan penandatanganan MoU dengan pihak kontraktor sudah dilakukan. Dan saat ini sudah dalam pengerjaan oleh tim kontraktor yang ada dilapangan.
- PMI Inhil Gelar Rapat Kerja 2026, Perkuat Sinergi Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan
- Kemnaker Transformasikan BPVP Jadi Mini Campus yang Adaptif dan Modern
- Ekspose Percepatan Pembangunan dan Manajemen Talenta ASN, Bupati Inhil Dorong Pengembangan Karier Berbasis Kompetensi
- Nawakara Perkuat Kapabilitas Rescue dan Jejaring Global melalui Partisipasi dalam 2nd Mission of Light Challenge di China
- Jelang Penutupan MagangHub Batch III, Kemnaker Imbau Peserta, Mentor, dan Operator Lengkapi Tahapan Akhir
"Untuk itu, mohon do'a dan dukungan kita bersama agar proses pembangunan ini dapat berjalan lancar tanpa adanya hambatan. Sebab secara pribadi kami juga merasa prihatin dengan kondisi jalan seperti ini," kata Umar, Selasa (10/05/22).
Dikesempatan itu juga Kadis PUTR Inhil Umar menjelaskan dana pembangunan jalan ini bersumber dari DAK dimana ini sudah sesuai dengan aturan dan administrasi. Makan dari itu ada beberapa jembatan yang ada di kecamatan Reteh masuk dalam perencanaan fisik dan melaksanakan tander supaya di tahun 2022 ini bisa segera terealisasi.
"Jembatan Parit 15 dan 16 itu akan dilakukan perbaikan kemudian yang lainnya akan dilakukan perawatan mulai dari ruas Pulau Kijang - Sanglar - Kota Baru untuk perkuatan jembatan. Dengan adanya perawatan dan perkuatan ini diharapkan jembatan bisa dipertahankan. Kemudian jangan sampai seperti di jembatan Parit 16 Pulau Kecil. Dimana perawatan dan penanganan nya terlambat sehingga menjadi ambruk dan menimbulkan keresahan masyarakat," jelasnya.
Kemudian Kadis PUTR Inhil Umar mengungkapkan pembangunan jembatan dan jalan yang ada di Inhil ini terkendala dengan anggaran. Sesuai dengan arahan Bupati Inhil pembangunan jalan dan jembatan ini harus ditangani secara serius terus memberikan himbauan agar segera dilaksanakan sebab ini memakan waktu yang sangat lama.
"Oleh sebab itu, atas arahan Bupati Inhil jika kita dibantu dengan dana stok kelola dengan keterbatasan anggaran maka kita akan berusaha membantu supaya ini bisa terealisasi dan kondisi di lapangan bisa mendukung dan terpenting adalah masyarakat bersama-sama memberikan support agar dapat berjalan lancar baik secara teknis maupun non teknis. Karena lebih kurang ada 55 ruas jembatan dari Pulau Kijang ke Kota Baru kondisi nya rusak dan rusak berat," ungkapnya.
Terakhir Kadis PUTR Inhil Umar menghimbau kepada masyarakat yang melintasi jembatan tersebut harus berhati-hati dan yang memiliki kendaraan roda empat jika membawa barang tidak melebihi kapasitas muatan.

Tulis Komentar