SEBERANG TALUK HILIR (KilasRiau.com) — Pagi yang tenang menyelimuti Desa Seberang Taluk Hilir, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, saat masyarakat mulai berdatangan menuju kantor desa, Senin (25/5/2026). Langkah-langkah sederhana itu membawa harapan yang sama; tentang kebutuhan hidup yang ingin diringankan dan tentang asa yang terus dijaga di tengah perjalanan kehidupan.
Pemerintah Desa Seberang Taluk Hilir kembali melaksanakan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) untuk periode April, Mei, dan Juni Tahun 2026 kepada masyarakat penerima manfaat.
Sebanyak 31 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan tersebut. Penyaluran berlangsung tertib dan penuh suasana kekeluargaan, dipimpin langsung oleh Pj Kepala Desa Seberang Taluk Hilir, Elpi Satriadi, bersama perangkat desa dan masyarakat penerima manfaat.
Di ruangan sederhana kantor desa itu, bantuan yang disalurkan bukan hanya sekadar angka yang diterima masyarakat. Ia menjadi simbol perhatian pemerintah terhadap warga yang membutuhkan, sekaligus bentuk kepedulian agar masyarakat tetap mampu bertahan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Satu demi satu warga dipanggil untuk menerima bantuan. Wajah-wajah penuh syukur tampak menghiasi suasana penyaluran. Ada para orang tua yang datang dengan langkah perlahan, ada pula warga yang menggenggam erat dokumen persyaratan sembari menunggu giliran dengan sabar.
Pj Kepala Desa Seberang Taluk Hilir, Elpi Satriadi, menyampaikan bahwa BLT-DD merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat yang membutuhkan perhatian dan dukungan ekonomi.
“Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat penerima manfaat untuk kebutuhan sehari-hari. Pemerintah desa berharap bantuan ini benar-benar membantu dan meringankan beban masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan penyaluran berlangsung lancar dengan mengedepankan transparansi dan ketertiban. Pemerintah desa juga terus berkomitmen memastikan bantuan disalurkan tepat sasaran sesuai data dan ketentuan yang berlaku.
Di luar gedung desa, angin siang berembus perlahan melewati pepohonan kampung yang rindang. Sementara di dalam, suasana hangat antara pemerintah desa dan masyarakat terasa begitu dekat. Tak ada jarak yang membatasi, sebab pada akhirnya desa adalah rumah bersama tempat masyarakat menggantungkan harapan.
Penyaluran BLT-DD itu menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak selalu berbicara tentang bangunan megah atau jalan yang panjang. Kadang, pembangunan hadir dalam bentuk perhatian kecil yang mampu menjaga senyum masyarakat agar tetap bertahan di tengah kerasnya kehidupan.
Hari itu, Desa Seberang Taluk Hilir tidak hanya menyalurkan bantuan. Desa itu sedang merawat kepedulian, menjaga amanah, dan memastikan bahwa masyarakatnya tidak berjalan sendiri menghadapi berbagai persoalan hidup.*(ald)