TELUK KUANTAN (KilasRiau.com) — Suasana haru bercampur bangga menyelimuti Aula SMA Negeri 1 Teluk Kuantan pada Senin (25/5/2026). Ratusan peserta didik kelas XII Tahun Pelajaran 2025/2026 mengikuti prosesi pelepasan yang berlangsung khidmat dan penuh makna dengan mengusung tajuk “49 Generation”.
Kegiatan tersebut menjadi momentum bersejarah bagi para siswa-siswi yang selama tiga tahun telah menimba ilmu, tumbuh bersama, serta mengukir berbagai cerita di lingkungan SMA Negeri 1 Teluk Kuantan. Aula sekolah tampak dipenuhi lautan seragam maroon yang dikenakan para peserta didik, duduk rapi bersama sahabat-sahabat seperjuangan yang sebentar lagi akan menempuh jalan kehidupan masing-masing.
Dekorasi aula bernuansa putih dan hijau yang elegan semakin memperkuat suasana sakral acara pelepasan. Pada bagian depan panggung terpampang tulisan besar “49 Generation”, simbol lahirnya generasi baru yang siap melanjutkan langkah menuju masa depan dengan harapan, semangat, dan cita-cita besar.
Acara dimulai dengan pembukaan dan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya serta Mars SMA Negeri 1 Teluk Kuantan. Suasana semakin khidmat ketika pembacaan ayat suci Al-Qur’an menggema di dalam aula, disusul doa bersama yang dipanjatkan untuk keberkahan dan kesuksesan seluruh peserta didik kelas XII dalam menjalani perjalanan hidup berikutnya.
Berbagai rangkaian kegiatan turut mewarnai acara tersebut, mulai dari laporan kegiatan, pidato perpisahan dari siswa kelas X dan XI, pidato perpisahan dari kelas XII, hingga penyerahan peserta didik dari pihak sekolah kepada orang tua/wali.
Tidak sedikit peserta didik yang tampak menahan air mata saat mengenang perjalanan mereka selama tiga tahun terakhir. Tawa di ruang kelas, perjuangan menghadapi ujian, hingga kebersamaan bersama sahabat kini menjadi kenangan yang perlahan harus ditinggalkan.
Kepala SMA Negeri 1 Teluk Kuantan, Rohandi, S.Pd., MM., dalam sambutannya mengingatkan para siswa agar terus menjaga nama baik almamater dan tidak berhenti mengejar cita-cita. Menurutnya, kelulusan bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tantangan kehidupan yang sesungguhnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Kuantan Tengah, Eka Putra, S.Sos., M.Si yang memberikan motivasi mendalam kepada seluruh peserta didik kelas XII. Dalam sambutannya, Eka Putra mengajak generasi muda untuk terus percaya diri menghadapi masa depan.
“Hari ini bukan hanya tentang perpisahan, tetapi tentang awal perjalanan baru. Saya melihat wajah-wajah penuh harapan di ruangan ini. Wajah generasi muda yang sebentar lagi akan melangkah lebih jauh membawa mimpi, ilmu, dan harapan besar untuk masa depan,” ujar Eka Putra.
Ia menegaskan bahwa dunia setelah sekolah akan menghadirkan tantangan yang lebih besar. Namun ia yakin para siswa mampu menghadapinya dengan bekal ilmu dan pendidikan yang telah diperoleh selama di bangku sekolah.
“Jangan pernah takut bermimpi besar. Anak-anak Kuantan Singingi harus mampu bersaing, harus berani tampil, dan harus percaya bahwa kalian juga bisa sukses seperti orang-orang hebat di luar sana,” tegasnya disambut tepuk tangan para hadirin.
Lebih lanjut, Camat Kuantan Tengah itu juga mengingatkan pentingnya menjaga akhlak, menghormati orang tua dan guru, serta menjadi generasi yang mampu membawa perubahan positif bagi daerah dan bangsa.
“Ke mana pun kalian melangkah nanti, jangan pernah lupakan almamater kalian. Jagalah nama baik sekolah, keluarga, dan daerah kita tercinta,” tambahnya.
Momentum pelepasan itu semakin emosional saat prosesi penyerahan peserta didik kepada orang tua/wali dilaksanakan. Simbolisasi tersebut menjadi penanda bahwa tugas sekolah dalam mendidik siswa telah selesai, dan kini mereka bersiap menghadapi dunia yang lebih luas.
Acara kemudian dilanjutkan dengan persembahan dari OSIS dan MPK yang berhasil mencairkan suasana haru menjadi penuh semangat dan kebersamaan. Tepuk tangan meriah juga terdengar saat prosesi pengalungan medali alumni TP 2025/2026 kepada seluruh peserta didik kelas XII.
Di balik senyum yang menghiasi wajah para siswa, tersimpan harapan besar tentang masa depan. Ada yang akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, ada yang bersiap memasuki dunia kerja, dan ada pula yang memilih merantau demi mengejar mimpi.
Namun satu hal yang tak akan berubah, SMA Negeri 1 Teluk Kuantan akan selalu menjadi tempat lahirnya kenangan, persahabatan, dan perjuangan yang akan terus hidup dalam ingatan mereka.
Pelepasan 297 siswa/i pada “49 Generation” bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan sebuah penanda bahwa generasi muda Kuantan Singingi terus tumbuh membawa harapan baru bagi masa depan daerah dan bangsa.*(ald)