Sentuhan Kepedulian Ramadan: 36 Anak Yatim Terima Santunan di Masjid Al Furqan Sungai Jering

Sentuhan Kepedulian Ramadan: 36 Anak Yatim Terima Santunan di Masjid Al Furqan Sungai Jering
foto: istimewa (doc. kilasriau.com)

KUANTAN SINGINGI (KilasRiau.com) – Suasana haru dan penuh kehangatan mewarnai kegiatan pembagian santunan kepada anak-anak yatim yang digelar di Masjid Al Furqan Sungai Jering, Rabu (11/3/2026) sore. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 17.00 WIB tersebut menjadi momentum berbagi kebahagiaan menjelang waktu berbuka puasa di bulan Ramadan.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 36 anak yatim menerima santunan. Masing-masing anak mendapatkan bantuan sebesar Rp1.000.000, yang diberikan sebagai bentuk kepedulian dan perhatian masyarakat terhadap masa depan mereka.

Kegiatan sosial yang berlangsung di wilayah Kelurahan Sungai Jering itu dihadiri sejumlah tokoh masyarakat dan unsur pemerintahan. Tampak hadir Eka Putra, Camat Kuantan Tengah, yang turut memberikan dukungan terhadap kegiatan sosial tersebut.

Selain itu, hadir pula Mawardi AS serta Bahtiar Shaleh, bersama para pengurus masjid, tokoh masyarakat, dan warga yang ikut menyaksikan langsung penyerahan santunan kepada anak-anak yatim.

Ketua Pengurus Masjid Al Furqan, Dr. Bahtiar Shaleh, menyampaikan bahwa kegiatan santunan ini merupakan agenda kepedulian yang rutin dilaksanakan setiap bulan Ramadan. Menurutnya, berbagi kepada anak-anak yatim bukan sekadar memberikan bantuan materi, tetapi juga bentuk perhatian dan kasih sayang dari masyarakat.

“Alhamdulillah, pada Ramadan tahun ini kita dapat menyalurkan santunan kepada 36 anak yatim. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan kebutuhan mereka, sekaligus membawa kebahagiaan di bulan yang penuh berkah ini,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para dermawan yang telah menyisihkan sebagian rezekinya sehingga kegiatan santunan tersebut dapat terlaksana dengan baik.

Sementara itu, Camat Kuantan Tengah, Eka Putra, dalam kesempatan tersebut mengapresiasi inisiatif pengurus masjid dan masyarakat yang terus menjaga tradisi berbagi kepada sesama, khususnya kepada anak-anak yatim.

Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki nilai sosial dan keagamaan yang sangat tinggi, karena tidak hanya memberikan bantuan kepada yang membutuhkan, tetapi juga memperkuat solidaritas dan kebersamaan di tengah masyarakat.

“Momentum Ramadan memang menjadi waktu yang tepat untuk meningkatkan kepedulian sosial. Apa yang dilakukan oleh pengurus Masjid Al Furqan bersama masyarakat ini patut diapresiasi dan diharapkan dapat terus berlanjut di masa mendatang,” katanya.

Ia juga berharap kegiatan serupa dapat menginspirasi berbagai pihak lainnya untuk turut berperan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama anak-anak yatim yang memerlukan perhatian dan dukungan.

Menjelang waktu berbuka puasa, suasana di masjid semakin terasa khidmat. Anak-anak yatim yang menerima santunan tampak sumringah. Senyum mereka menjadi pemandangan yang menyejukkan hati, seolah menjadi pengingat bahwa di balik bantuan yang mungkin sederhana, tersimpan harapan besar bagi masa depan mereka.

Bagi masyarakat Kelurahan Sungai Jering, kegiatan santunan ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bagian dari tradisi kepedulian yang terus dirawat. Di bawah naungan masjid, nilai-nilai kebersamaan dan empati tumbuh subur, memperkuat ikatan sosial antarwarga.

Di senja Ramadan yang perlahan meredup, kegiatan tersebut meninggalkan pesan sederhana namun bermakna: bahwa kebahagiaan sejati sering kali lahir dari kepedulian dan tangan-tangan yang tulus berbagi kepada sesama.*(ald)