TELUK KUANTAN (KilasRiau.com) – Persiapan menuju Grand Final Pemilihan Putra Putri Kuantan Singingi Tahun 2025 semakin matang. Camat Kuantan Tengah, Eka Putra, S.Sos., M.Si, hadir dalam gladi bersih yang digelar sebagai tahapan akhir sebelum malam puncak kompetisi. Jumat (19/12/2025) malam..jpg)
Acara Grand Final dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 20 Desember 2025, pukul 19.30 WIB, bertempat di Aula SMAN Pintar Provinsi Riau, Teluk Kuantan. Gladi bersih menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh rangkaian acara, mulai dari tata panggung, urutan penampilan, hingga protokol peserta, berjalan sesuai rencana.
Kehadiran Camat Kuantan Tengah dalam gladi bersih ini menunjukkan dukungan pemerintah kecamatan terhadap kegiatan pembinaan generasi muda, khususnya dalam menyiapkan calon duta daerah yang berwawasan, beretika, dan mampu berperan aktif di masyarakat.
Eka Putra menyatakan, pemilihan Putra Putri Kuantan Singingi ini bukan sekadar ajang seremonial, tetapi wadah pembinaan generasi muda agar memiliki karakter, wawasan, serta kepedulian terhadap daerahnya.
"Pemerintah kecamatan tentu sangat mendukung kegiatan positif seperti ini, karena dari sinilah lahir calon-calon duta daerah yang mampu membawa nama Kuantan Singingi dengan baik di tingkat yang lebih luas,” ujarnya.
Yayasan Putra Putri Kuantan Singingi, yang menaungi ajang ini, berada di bawah koordinasi TP PKK Kabupaten Kuantan Singingi. Ketua yayasan, Kristina Maya Sari, S.Ak., CA, menekankan bahwa kompetisi ini lebih dari sekadar penampilan di atas panggung. Menurutnya, proses seleksi dan pembinaan peserta bertujuan untuk membentuk generasi muda yang mandiri, kreatif, dan berintegritas.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan, Ruri Tirta Kumala Dewi, S.Pd, menjelaskan, bahwa gladi bersih ini menjadi tahapan penting untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan maksimal pada malam Grand Final nanti.
"Kami bersyukur para finalis menunjukkan kesiapan yang luar biasa, baik dari segi penampilan, kedisiplinan, maupun mental. Peserta tahun ini berasal dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi, bahkan ada yang dari Universitas Riau, sehingga kompetisi berlangsung sangat kompetitif,” ujarnya
Para finalis yang mengikuti ajang ini datang dari berbagai SMA/SMK sederajat di Kuantan Singingi, serta mahasiswa dari Universitas Riau, Pekanbaru. Mereka telah melewati serangkaian seleksi ketat dan pembekalan intensif, mulai dari kemampuan public speaking, pengetahuan umum, hingga penguasaan seni dan budaya lokal.
Gladi bersih yang digelar berlangsung tertib dan penuh semangat. Para peserta menunjukkan kedisiplinan, kerja sama, dan antusiasme tinggi, mencerminkan proses panjang yang telah mereka lalui. Tidak hanya aspek fisik dan mental, peserta juga dilatih untuk memahami peran mereka sebagai duta budaya, pendidikan, dan sosial, agar mampu mewakili daerah secara positif.
Ajang Putra Putri Kuantan Singingi menjadi simbol penting bagi daerah dalam membina generasi muda yang percaya diri, berkarakter, dan peduli terhadap nilai lokal. Melalui kompetisi ini, diharapkan lahir pemuda dan pemudi yang siap menghadapi tantangan zaman, sekaligus menjadi representasi kebanggaan Kuantan Singingi di tingkat provinsi maupun nasional.
Dengan kesiapan matang yang terlihat pada gladi bersih, panitia optimis malam Grand Final akan berlangsung sukses, memberikan pengalaman berharga bagi para finalis, dan meninggalkan kesan positif bagi masyarakat luas yang hadir maupun menyaksikan melalui media.*(ald)