Keramat Jubah Merah Jawara Tepian Narosa Rayon II, Halmadi Asmara: Ini Kemenangan Seluruh Masyarakat

 

TELUK KUANTAN (KilasRiau.com) – Jalur Keramat Jubah Merah asal Desa Muaro Sentajo, Kecamatan Sentajo Raya, kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih gelar Juara I Pacu Jalur Rayon II Tepian Narosa Tahun 2026. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa kerja keras, kekompakan, dan semangat juang yang terus dipelihara selama ini kembali membuahkan hasil yang membanggakan bagi masyarakat Muaro Sentajo. Selasa (30/6/2026).

Penetapan juara dilakukan melalui mekanisme cabut undi setelah pertandingan babak final tidak dapat dilanjutkan karena waktu perlombaan yang telah ditetapkan panitia telah berakhir. Sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam proses tersebut, keberuntungan berpihak kepada Keramat Jubah Merah. Jalur kebanggaan masyarakat Muaro Sentajo berhasil mencabut nomor undian pemenang dan resmi dinobatkan sebagai Juara I Pacu Jalur Rayon II Tahun 2026 di gelanggang legendaris Tepian Narosa.

Kepala Desa Muaro Sentajo, Halmadi Asmara, mengungkapkan rasa syukur atas prestasi yang kembali diraih oleh jalur kebanggaan desanya tersebut. Menurutnya, kemenangan ini merupakan nikmat dari Allah SWT sekaligus hasil dari kebersamaan seluruh elemen masyarakat yang selama ini memberikan dukungan tanpa henti.

"Alhamdulillah, Jalur Keramat Jubah Merah Desa Muaro Sentajo kembali meraih prestasi tertinggi di Rayon II Taluk Kuantan–Sentajo Raya Tahun 2026. Penetapan juara memang dilakukan melalui mekanisme cabut undi karena waktu perlombaan yang telah ditetapkan panitia sudah sangat terbatas sehingga babak final tidak dapat dilanjutkan. Seluruh finalis memiliki peluang yang sama, dan Alhamdulillah saat Keramat Jubah Merah mencabut undian, nomor pemenang berpihak kepada kami," ujar Halmadi.

Ia menegaskan, keberhasilan tersebut bukan hanya hasil perjuangan para anak pacuan di atas jalur, tetapi juga lahir dari doa, semangat, kekompakan, dan dukungan masyarakat dari berbagai kalangan.

"Prestasi ini tidak lepas dari semangat, kekompakan, dan kerja sama seluruh anak pacuan jalur serta doa dan dukungan, baik secara moral maupun materiil, dari seluruh lapisan masyarakat Desa Muaro Sentajo, masyarakat Kenegerian Sentajo, masyarakat Kecamatan Sentajo Raya, hingga seluruh masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi. Tanpa dukungan dari kita semua, belum tentu Jalur Keramat Jubah Merah mampu meraih hasil yang begitu gemilang."

Atas nama Pemerintah Desa Muaro Sentajo, Halmadi Asmara menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat, para perantau, donatur, simpatisan, tokoh masyarakat, pemuda, serta semua pihak yang telah ikut berkontribusi dalam perjalanan Keramat Jubah Merah hingga kembali berdiri di podium juara.

"Kami mengucapkan terima kasih yang tidak terhingga kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan doa, semangat, perhatian, serta dukungan materiil maupun moril. Kemenangan ini bukan hanya milik anak pacuan atau pengurus jalur, tetapi menjadi kemenangan seluruh masyarakat Muaro Sentajo, masyarakat Kenegerian Sentajo, masyarakat Sentajo Raya, bahkan seluruh masyarakat Kuantan Singingi yang selama ini memberikan dukungan kepada Keramat Jubah Merah."

Meski berhasil meraih prestasi tertinggi, Halmadi mengingatkan seluruh anak pacuan agar tidak cepat berpuas diri. Menurutnya, kemenangan ini harus dijadikan motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan menjaga nama baik jalur.

"Pesan kami kepada seluruh anak pacuan Jalur Keramat Jubah Merah, jangan sombong dan jangan takabur. Jadikan kemenangan ini sebagai motivasi untuk terus berlatih, menjaga kekompakan, dan tetap rendah hati. Karena ini bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal dari perjalanan panjang yang masih akan dihadapi."

Ia berharap Keramat Jubah Merah mampu mempertahankan konsistensi dan kembali mengukir prestasi pada gelanggang-gelanggang berikutnya, sehingga nama Desa Muaro Sentajo, Kecamatan Sentajo Raya, dan Kabupaten Kuantan Singingi terus harum di pentas Pacu Jalur.

Kemenangan Keramat Jubah Merah di Tepian Narosa menjadi bukti bahwa kejayaan tidak hanya ditentukan oleh kekuatan kayuhan di atas Sungai Kuantan, tetapi juga lahir dari persatuan, gotong royong, doa, serta kecintaan masyarakat terhadap warisan budaya Pacu Jalur. Dengan modal kebersamaan itulah, Keramat Jubah Merah kini menatap gelanggang berikutnya dengan optimisme tinggi untuk kembali mengukir sejarah baru.

Semoga gelar juara Rayon II ini menjadi awal dari rangkaian prestasi Keramat Jubah Merah pada gelanggang-gelanggang Pacu Jalur berikutnya.*(ald)


Baca Juga