TELUK KUANTAN (KilasRiau.com)– Panitia Pelaksana (Panpel) Pacu Jalur Rayon II Teluk Kuantan tahun 2026 resmi mulai membuka pendaftaran bagi seluruh jalur yang akan ikut ambil bagian dalam event budaya terbesar masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi tersebut. Kamis (28/5/2026).
Ketua Panitia Pacu Jalur Rayon II, Indra Sukri, mengatakan pembukaan pendaftaran ini menjadi tanda dimulainya persiapan menuju gelanggang Pacu Jalur yang akan digelar bersempena dengan MTQ ke-XLIV Tingkat Provinsi Riau di Tepian Narosa, Teluk Kuantan.
Menurutnya, antusiasme masyarakat dan para pemilik jalur mulai terlihat sejak awal pembukaan pendaftaran. Sejumlah jalur bahkan langsung melakukan registrasi untuk memastikan diri tampil dalam ajang bergengsi tersebut.
“Pendaftaran sudah mulai kita buka. Kami mengajak seluruh jalur agar segera mendaftarkan diri dan bersama-sama menyukseskan Pacu Jalur Rayon II tahun 2026 ini,” ujar Indra Sukri.
Ia menyebutkan, Pacu Jalur bukan sekadar perlombaan mendayung di Sungai Kuantan, melainkan juga bagian dari warisan budaya dan identitas masyarakat Kuansing yang harus terus dijaga serta dilestarikan.
“Pacu Jalur adalah kebanggaan masyarakat Kuantan Singingi. Ini bukan hanya soal menang dan kalah, tetapi tentang menjaga tradisi, persatuan, dan semangat kebersamaan masyarakat,” tambahnya.
Pelaksanaan Pacu Jalur Rayon II tahun ini dipastikan akan berlangsung semakin meriah karena disejalankan dengan pelaksanaan MTQ Provinsi Riau yang dijadwalkan berlangsung pada 27 hingga 29 Juni 2026 mendatang di Teluk Kuantan.
Dengan perpaduan dua event besar tersebut, Tepian Narosa diprediksi akan dipadati ribuan pengunjung dari berbagai daerah di Provinsi Riau. Selain menjadi hiburan rakyat, kegiatan ini juga diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan sektor jasa.
Panitia saat ini terus mematangkan berbagai persiapan, mulai dari administrasi peserta, teknis pertandingan, hingga koordinasi pengamanan dan fasilitas penunjang lainnya.
Indra Sukri juga berharap seluruh elemen masyarakat dapat ikut menjaga keamanan, ketertiban, dan semangat sportivitas selama pelaksanaan event berlangsung.
“Harapan kita tentu kegiatan ini berjalan sukses, aman, dan meriah. Mari kita tunjukkan bahwa Kuansing mampu menjadi tuan rumah yang baik untuk event budaya dan religi tingkat Provinsi Riau,” tutupnya.
Masyarakat Kuansing sendiri kini mulai menantikan dentuman meriam start, sorak penonton di tepian sungai, dan irama dayung anak pacu yang kembali menggema di Tepian Narosa sebagai tanda dimulainya pesta rakyat kebanggaan negeri jalur.*(ald)