Saat Safari Dakwah KUA, Camat Kuantan Tengah Tekankan Kesiapsiagaan Tanpa Kepanikan

TELUK KUANTAN (KilasRiau.com) – Suasana religius dan hangat menyelimuti rangkaian Safari Dakwah KUA Kecamatan Kuantan Tengah yang dirangkaikan dengan Sosialisasi GAS (Gerakan Ayo Syukuri) Pencatatan Nikah, Sabtu malam (29/11/2025) di Masjid Baitul Hikmah Desa Pulau Godang Kari. Kehadiran unsur pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat menjadikan kegiatan tersebut bukan hanya sarana dakwah, namun juga ruang dialog terbuka tentang isu sosial kemasyarakatan.

Di sela kegiatan, Camat Kuantan Tengah, Eka Putra, S.Sos., M.Si, kembali mengingatkan masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir akibat curah hujan tinggi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Ia menegaskan bahwa imbauan tersebut bukan untuk menimbulkan kepanikan, melainkan untuk memastikan kesiapsiagaan warga tetap terjaga.

“Kami meminta masyarakat tetap tenang namun waspada. Curah hujan yang tinggi dan kenaikan debit sungai perlu kita antisipasi bersama. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama,” ujar Eka Putra.

Pesan itu mendapat perhatian serius dari jamaah yang hadir, terlebih bagi masyarakat yang bermukim di sepanjang aliran Sungai Kuantan. Camat menilai bahwa kegiatan keagamaan seperti Safari Dakwah merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem.

Kegiatan Safari Dakwah dan Sosialisasi GAS Pencatatan Nikah dipimpin langsung oleh Kepala KUA Kecamatan Kuantan Tengah, Jefri Eriadi. Dalam penyampaiannya, ia mengajak masyarakat untuk lebih memahami pentingnya pencatatan pernikahan sebagai bentuk perlindungan hukum bagi keluarga.

KUA juga menyampaikan apresiasi atas kerja sama lintas sektor dengan pemerintahan kecamatan yang terus mendukung program pembinaan masyarakat.

Acara berlangsung lancar dengan diisi ceramah agama, dialog interaktif, serta doa bersama untuk keselamatan daerah dan masyarakat.

Di akhir kegiatan, Camat Kuantan Tengah berharap semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan kesiapsiagaan masyarakat dapat terus terbangun.

“Semoga Allah SWT selalu menjaga daerah kita, memberikan keselamatan bagi seluruh masyarakat, dan menjauhkan kita dari segala musibah. Mari saling menjaga dan saling menguatkan,” tutupnya.*(ald)


Baca Juga