KUANTAN SINGINGI (KilasRiau.com) – Wakil Bupati Kuantan Singingi, H. Mukhlisin, yang akrab disapa Lisin, terlihat lebih nyaman duduk di tangga batu bersama masyarakat saat menyaksikan Festival Pacu Jalur di Tepian Narosa, Teluk Kuantan. Jumat (22/08/2025).
Alih-alih menempati kursi tribun VVIP yang telah disediakan panitia, Lisin justru memilih berbaur dengan warga. Dengan mengenakan batik oranye bercorak, ia tampak duduk santai di samping Heri Yusman, sambil menikmati jalannya perlombaan jalur yang menjadi ikon budaya Kuansing.
Saat ditanya apakah tidak terasa panas duduk di tangga batu di bawah terik matahari, Lisin hanya tersenyum santai.
“Biasa mas… anak kampung sering kepanasan,” ujarnya.
Sementara itu, Heri Yusman yang mendampingi Wabup Lisin, membenarkan bahwa keputusan untuk duduk bersama masyarakat datang langsung dari Wabup.
“Tadi setelah kita di tribun VVIP, Pak Wabup mengajak kita nonton dari tribun masyarakat. Karena dulunya sebelum jadi Wabup beliau memang sudah menyukai pacu jalur, tapi sebagai masyarakat biasa menonton dan menikmati dari tribun yang disediakan untuk masyarakat,” ungkap Heri.
Tidak hanya itu, Heri juga blak-blakan menceritakan bahwa sebelum menuju Tepian Narosa, ia dan Wabup Lisin berboncengan naik sepeda motor langsung dari rumah dinas Wabup.
Kisah sederhana ini semakin menegaskan citra merakyat dari seorang Wakil Bupati Kuantan Singingi.
Festival Pacu Jalur sendiri setiap tahunnya selalu menyedot ribuan penonton dari berbagai daerah. Selain menjadi ajang perlombaan tradisional yang penuh sportivitas, pacu jalur juga menjadi pesta budaya dan ruang kebersamaan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Dengan sikapnya yang apa adanya dan dekat dengan warga, Wabup Lisin berharap tradisi pacu jalur terus dijaga bersama, serta makin dikenal sebagai warisan budaya Kuansing yang mendunia.*(ald)