Festival Gema Muharram, Wisata Inhil yang Dinantikan

Festival Gema Muharram, Wisata Inhil yang Dinantikan
Foto doc. Even Gema Muharram sebelum Covid-19 mewabah di negeri ini

KILASRIAU.com  - Mayoritas penduduk Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) pemeluk agama Islam. Maka tak heran, kebudayaan Islam yang sangat kental disana.

Seperti salah satunya pada penyambutan Tahun Baru Hijriah yang sejak dahulu kala sudah dilakukan masyarakat seantero Inhil hingga ke ceruk-ceruk kampungnya.

Berbeda dari tempat lain yang juga mengadakan acara untuk penyambutan Tahun Baru Islam ini dan biasanya diisi dengan acara do’a bersama dan tausyiah saja, di Indragiri Hilir, tepatnya di ibu kotanya Tembilahan, acara dibuat sangat meriah.

Sebelum pandemi Covid-19 mewabah di negeri ini, masyarakat selalu tumpah ruah meramaikan acara yang diadakan 10 hari ini, khususnya dihari ke 10 yaitu hari puncak dalam helat yang kini diberi nama Gema Muharram.

Sejak Pemkab Inhil menatanya rapi, khususnya sejak Inhil dipimpin Bupati H. Muhammad Wardan, 2014 lalu, melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, dan Kebudayaan (Disparporabud) Kabupaten Inhil menggelar kegiatan yang diangkat dari budaya masyarakat lokal ini kemeriahannya memang terasa berbeda.