KILASRIAU.com - Dalam rangka mencegah stunting ketua Gerakan Satu Hati menyebutkan kembali melaksanakan secara serentak di setiap kabupaten Inhil.
Gerakan Satu Hati ini merupakan perujudan kerja dari Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Inhil. Karena PKK yang ada di Kabupaten merupakan salah satu organisasi kemasyarakatan yang menjadi mitra pemerintah serta mempunyai program prioritas salah satunya pencegahan stunting pada balita.
"Gerakan Satu Hati jilid II ini merupakan kegiatan yang hanya di Kabupaten hingga desa, yang mana nantinya akan difokuskan kepada balita balita yang yang ada di Kabupaten Inhil.Kita melihat pada kegiatan Gerakan Satu Hati pada tahun 2020 yang lalu dengan agenda Penimbangan Serentak yang ada di Kabupaten Inhil berjalan dengan lancar dan baik. Kemudian dari frekuensi angka stunting pada waktu itu mencapai lebih kurang 18,34%," jelasnya, Kamis (16/09/21).
Ketua PKK Zulaikhah Wardan menuturkan tujuan dari stunting ini sendiri adalah Memicu kesadaran masyarakat untuk peduli, memperhatikan kondisi balita gizi buruk dan Gizi kurang di Kabupaten Inhil, Ingin menurunkan angka stunting di tingkat Kabupaten, Provinsi hingga Nasional, Berharap Kita 2021 Inhil bebas dari gizi buruk dan Gizi kurang dan terakhir Penanganan stunting ini tanggujawab bersama bukan tanggung jawab pemerintah saja untuk menjadikan anak-anak menjadi cerdas, ceria dan berakhalak mulai serta menjadi sumber daya manusia yang unggul dan mampu bersaing.
"Kabupaten Inhil terdata dari Dinas Kesehatan anak balita kita sebelumnya 588 turun menjadi 368 dari data 2021 bulan Februari artinya ada lebih kurang ada anak kita yang gizi kurang 220 yang sudah normal kembali. 19 anak kita yang mengalami gizi buruk sudah turun menjadi 17, Artinya sudah 2 anak balita kita sudah normal. Jadi ini lah yang akan menjadi fokus kita di program Satu Hati jilid II untuk ditangani dengan cara tepat dan cepat jika tidak dilakukan demikian maka akan menjadi stunting," paparnya.