Mahasiswa Kukerta Memperkenalkan Budikdamber Sebagai Ide Pertanian dan Perikanan di Lahan Sempit

Mahasiswa Kukerta Memperkenalkan Budikdamber Sebagai Ide Pertanian dan Perikanan di Lahan Sempit

KILASRIAU.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Balek Kampung Universitas Riau Kelurahan Tangkerang Timur yang diketuai Muhammad Nur Adillah dan dikoordinir Puspita Indrayani salah satu mahasiswi anggota Tim KUKERTA serta dibimbing Dosen Pembina Lapangan Rina Susanti, S.Sos., M.Si. memperkenalkan Urban Farming, ide pertanian dan perikanan dengan memanfaatkan lahan sempit, yaitu BUDIKDAMBER (Budidaya Ikan dalam Ember).

Budikdamber ini merupakan penyesuaian dengan kondisi pemukiman di masyarakat perkotaan yang padat di Kelurahan Tangkerang Timur. Di sisi lain BUDIKDAMBER (Budidaya Ikan dalam Ember) juga menunjang produktivitas masyarakat di Era New Normal.  Dan Program ide BUDIKDAMBER ini disambut baik oleh warga sekitar, salah satunya Ibu Umi Haliatun sebagai Ketua Posyandu Kelurahan Tangkerang Timur.

“Sangat bagus, BUDIKDAMBER sangat cocok dengan keadaan saat ini di mana lahan rumah saya yang sempit tetap bisa membudidaya ikan maupun bercocok tanam hanya dengan menggunakan wadah dari ember,” ucap Umi Haliatun, Kamis (26/08/21)

Sistem kerja BUDIKDAMBER (Budidaya Ikan dalam Ember) ini sangat mudah untuk diterapkan, dengan membudidayakan ikan dan sayuran dalam satu ember sekaligus.

“BUDIKDAMBER tidak serumit akuaponik yang membutuhkan pompa dan filter yang akhirnya membutuhkan listrik, lahan yang luas, biaya yang mahal, dan tentunya merumitkan. BUDIKDAMBER justru memiliki keunggulan tersendiri seperti hemat air, zero waste, perawatan yang mudah, dan tanpa bahan kimia,” kata Puspita selaku penanggung jawab kegiatan.