KILASRIAU.com - Perwakilan BEM UNRI lakukan kunjungan ke DPRD Provinsi Riau pada Senin 26Juli 2021 yang lalu dengangn agenda membahas permasalahan transisi Blok Rokan yang akan dilakukan pada Agustus mendatang.
Kunjungan ini juga dihadiri Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Riau Parisman serta Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Indra Agus Lukman. Dan dibuka oleh Indra sekaligus mempresentasikan perkembangan transisi Blok Rokan, namun penyampaian tersebut dipotong oleh pihak BEM UNRI karena terkesan normatif dan data yang disajikan sudah diperoleh dan dikaji dalam Kajian Strategis BEM UNRI.
Febriansyah selaku Menteri Sosial dan Politik BEM UNRI mengatakan kekecewaannya terhadap sikap Pemprov Riau yang kurang transparan dalam transisi Blok Rokan kepada masyarakat. "Sudah sejak Februari melayangkan surat audiensi kepada Pemprov Riau, namun Gubernur Riau tidak menuai respon hingga detik ini," tegasnya.
Lebih lanjut, ia juga menyampaikan poin-poin permasalahan transisi Blok Rokan yang masih menjadi kendala, serta pemaparan Participating Interest (PI) yang masih belum menemukan titik terang.
"Siapa BUMD yang akan mengelola PI 10%?apakah sudah memenuhi syarat seperti yang tercantum dalam PERMEN ESDM No.37 tahun 2016. Jangan sampai PI 10 persen lepas Karna kita tidak memenuhi syarat. Karna sejatinya perjuangan dalam proses transisi ada perjuangan bersama," lanjutnya.