Mengidap Penyakit Thalasemiah Selama 7 Tahun, Yusuf Butuh Uluran Tangan Para Dermawan

Mengidap Penyakit Thalasemiah Selama 7 Tahun, Yusuf Butuh Uluran Tangan Para Dermawan

KILASRIAU.com  - Seorang anak bernama Yusuf (12) yang saat ini diagnosa mengidap penyakit Thalasemiah kurang lebih selama 7 tahun.

Dari keterangan orang tuanya yusuf, Muhammad Syahril melalui pesan singkat Messenger mengatakan anaknya saat ini sedang membutuhkan bantuan dari para dermawan karena membutuhkan biaya pengobatan untuk dioperasi.

Ia menjelaskan sebenarnya anaknya ini sudah pernah mendapatakan bantuan dari Dinas Kesehatan sebesar Rp. 1. 200. 000 dan juga dari Baznas Rp 900.000.

"Kemarin Yusuf suda ada menerima bantuan namun itu belum cukup, karena biaya susunya untuk perbaikan tulang itu cukup besar mencapai Rp.  270.000 satu bungkus sedangkan ini harus dikomsumsi selama 6 bulan, kemudian biaya vaksin peneumucocos nya 1 juta dan ini harus dilakukan selama 3 kali," jelas Syahril, Selasa (27/07/21).

Disamping itu juga Syahril berharap semoga anaknya bisa segera mendapatkan pertolongan dari para donatur untuk membantu biaya pengobatannya.

"Karena saya hanya bekerja serabut, kadang kerja bangunan kadang ngambil upah kelapa atau sawit. Oleh karena itulah kami benar benar membutuhkan bantuan," imbuhnya.

Ia mengungkapkan untuk saat ini kondisi anaknya masih ditalangi oleh dokter yang ada RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru.

"Untuk kondisi Yusuf saat ini masih dalam penanganan dokter, karena kondisi tubuh nya belum stabil. Untuk di operasi minimal kondisi nya harus 50% dan sekarang hanya 25% jadi belum bisa dilakukan operasi," ucapnya.

"Dan informasi yang kami terima bahwa dari pemerintah tempat saya tinggal akan melaksanakan penggalangan dana untuk membantu biaya pengobatan Yusuf. Untuk itu saya mengungkapkan terima kasih banyak kepada seluruh pihak yang telah memberikan bantuan serta doa nya untuk kesembuhan Yusuf, " kata Syahril.

Sementara itu secara terpisah lurah Pangkalan Tujuh saat dikonfirmasi oleh Kilasriau.com, pihaknya belum memberikan tanggapan sampai berita ini di terbitkan pihak media masih menunggu jawaban dari lurah tersebut.