Agus Mandar Penuhi Undangan Alek, Bicarakan Pengaktifan Kembali Bandara Japura

Senin, 19 Juli 2021

TELUK KUANTAN, KilasRiau.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Kuantan Singingi (Kuansing) Dr. Agus Mandar, S.Sos.,M.Si beserta rombongan hadiri undangan terkait rencana pengaktifan kembali Bandara Japura pada, Kamis (15/07/2021) lalu.

Undangan pertemuan dengan pihak Bandara Japura tersebut dilaksanakan setelah mengadakan pertemuan dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Indragiri Hulu (Inhu) terkait rencana Pembangunan Jalan Tol yang menghubungkan tiga kabupaten dari dua provinsi, yakni Tol Inhu-Kuansing-Dharmasraya di Kantor Bupati Inhu.

Undangan pertemuan tersebut, Sekda Kuantan Singingi (Kuansing) Dr. Agus Mandar, S.Sos.,M.Si
didampingi Kepala Bappeda Litbang Ir. H Maisir, Kadis Perhubungan Asmari, S.Sos, Plt Kadis Lingkungan Hidup (DLH) Drs. Rustam, Plt Kadis PUPR Ade Fahrer Arif, S.T, Kadis Perkim Pertanahan Drs. Ridwan Amir, Kabag Pemerintahan dan Kerjasama Drs. H Yulizar, M.Si.

"Iya kemarin kita mengadakan pertemuan di Bandara Japura atas undangan Manager Alex Rudi dalam rangka membicarakan Pengaktifan kembali Penerbangan di Bandara Japura," terang Pj Sekda Kuansing Dr. Agus Mandar, S.Sos.,M.Si kepada pewarta media pada Ahad (18/07/2021) di Teluk Kuantan.

Dalam pertemuan di Bandara Japura tersebut, Alek Rudi selaku Maneger penerbang bandara Japura ini mengemukakan, akan membuka penerbangan ke beberapa rute khususnya kota-kota di Pulau Sumatera seperti Japura-Batam, Japura-Padang dan Japura-Medan.

Untuk itu Manager Bandara Japura ini mengharapkan dukungan dari Pemerintah Daerah dan masyarakat yg berada disekitar wilayah operasi Bandara Japura, ujar Alek mengatakan.

Sekda Kuansing Agus Mandar yang ketika itu didampingi sejumlah kepala OPD merespon baik terkait perencanaaan pengaktifan kembali Bandara Japura tersebut.

Agus Mandar mengatakan, apabila Jalan Tol Inhu-Kuansing-Dharmasraya bisa terwujud, maka akses jalan dari Teluk Kuantan ke Bandara Japura menjadi sangat dekat. Lebih kurang 120 KM yang bisa ditempuh lebih kurang 1,5 jam, kata Agus Mandar menerangkan.

Sekda Kuansing juga mengatakan, bahwa hal ini tentu sangat menguntungkan bagi Kabupaten Kuantan Singingi, karena terbuka peluang untuk mengembangkan berbagai potensi antara lain sektor pariwisata dan pertanian bahkan juga akan membuka peluang untuk pengembangan sektor lainnya.**