Masyarakat Khawatir Proyek Jalan Ruas Sanglar-Kotabaru Kembali Mangkrak, Ini Tanggapan Pemerintah Daerah

Masyarakat Khawatir Proyek Jalan Ruas Sanglar-Kotabaru Kembali Mangkrak, Ini Tanggapan Pemerintah Daerah

Kilasriau.com — Keresahan kembali merayapi benak masyarakat Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir. Bayang-bayang proyek mangkrak yang kerap berulang membuat publik siaga dan mempertanyakan kelanjutan pembangunan Rekonstruksi Jalan Ruas Sanglar-Kotabaru yang saat ini tengah dikerjakan oleh CV Citra Perdana.

Dengan nilai anggaran APBD sebesar Rp12 Miliar, proyek ini memiliki masa kontrak selama 150 hari kalender terhitung sejak tanggal 27 Juli 2026. Berdasarkan kalkulasi waktu per tanggal 27 Oktober 2026, masa pengerjaan telah berjalan sekitar 95 hari, sementara sisa waktu efektif pengerjaan proyek kurang dari 2 bulan lagi.

Kondisi inilah yang memicu desakan publik agar pemerintah dan kontraktor transparan mengenai progres fisik serta kepastian penyelesaiannya tepat waktu.

Menanggapi kekhawatiran tersebut, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melalui Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUTRPKP) angkat bicara. Kepala Dinas PUTRPKP Inhil, Yusnaldi, ST, MM, menegaskan bahwa pengerjaan proyek masih terus berjalan secara intensif dengan progres fisik saat ini mencapai 29 persen.

Yusnaldi membeberkan bahwa lambannya ritme pengerjaan di awal bukan tanpa alasan, melainkan karena beratnya tantangan medan dan jalur mobilisasi material yang di datangkan dari Kepulauan Riau melalui jalur laut.