Kilasriau.com – Bupati Indragiri Hilir (Inhil), H. Herman, S.E., M.T., memaparkan (expose) Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) Kabupaten Indragiri Hilir kepada tim dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia di Ruang Jamuan Kediaman Bupati Indragiri Hilir, Rabu (21/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan Direktorat Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI, unsur Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung RI, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Riau, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Indragiri Hilir, Kepala Kejaksaan Negeri Indragiri Hilir, Kantor ATR/BPN Kabupaten Indragiri Hilir, serta para kepala perangkat daerah dan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sarapan pagi bersama sebagai bentuk penyambutan kepada rombongan, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan usulan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi oleh Bupati Indragiri Hilir.
Dalam paparannya, Bupati H. Herman menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir telah menyiapkan lahan seluas 20 hektare yang berlokasi di Kecamatan Tempuling, tepatnya di kawasan yang berdekatan dengan Bandara Tempuling. Lahan tersebut dinilai sangat strategis dan representatif untuk mendukung pembangunan kawasan pendidikan terpadu yang modern dan berdaya saing.
Bupati juga menegaskan bahwa status lahan telah memiliki legalitas yang jelas. Sertifikat hak atas tanah telah diterbitkan oleh Kantor ATR/BPN Kabupaten Indragiri Hilir, sehingga aspek administrasi dan kepastian hukum atas lokasi pembangunan telah terpenuhi sebagai salah satu syarat utama dalam pengajuan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi.