Kilasriau.com - Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) periode 2026–2031 tidak boleh berhenti sebagai agenda rutin pergantian kepengurusan. Di tengah perubahan perilaku politik masyarakat, Musda harus menjadi momentum koreksi sekaligus titik balik untuk menguji relevansi mesin organisasi Golkar menghadapi medan politik masa depan.
Plt. Sekretaris AMPI Inhil, David Aqmal, menilai tantangan Golkar hari ini bukan sekadar mempertahankan atau merombak struktur, melainkan memastikan struktur tersebut benar-benar hidup, bekerja, dan terkoneksi hingga akar rumput.
“Kalau yang berubah hanya pengurusnya, sementara cara kerja politiknya tetap sama, kita sebenarnya belum melakukan regenerasi. Musda harus melahirkan game changer: perubahan cara berpikir, strategi, gagasan, hingga keberanian membuka ruang bagi generasi baru,” ujar David.