Kilasriau.com - Bupati Indragiri Hilir (Inhil) diwakili Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Inhil, Dwi Budianto, buka resmi sosialisasi Pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui Bank Sampah.
Kegiatan yang berlangsung Jumat (18/9) pagi, di Hotel Inhil Pratama, Tembilahan ini, dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Inhil, Katerina Susanti Herman selaku narasumber, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Camat Tembilahan, para kader PKK, Pengelola Bank Sampah Emak Hebat dan pihak terkait lainnya.
Bupati Inhil, dalam arahannya yang disampaikan Asisten II, memandang pentingnya Pengelolaan Bank Sampah untuk melestarikan budaya cinta lingkungan .
"Selain untuk kebersihan lingkungan dan kesehatan, Bank Sampah juga memberikan nilai ekonomi, masyarakat yang menabung mendapat manfaat, dan pengelola dapat mendaur ulang kembali sampah yang terkumpul, sehingga mengurangi sampah di TPA" ungkap Dwi Budianto.
Pengelolaan Bank Sampah seperti yang dijelaskan Ketua TP. PKK dalam paparan materinya memiliki prinsip 5R, yakni Reduce (mengurangi), Reuse (menggunakan kembali), Recycle (mendaur ulang), Rot (mengokah sampah organik menjadi kompos, serta Refuse (mengurangi penggunaan plastik secara berlebihan).