Kilasriau.com - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus diantisipasi jajaran Polsek Tembilahan. Berbagai langkah pencegahan dilakukan, mulai dari patroli dan pemantauan udara hingga blusukan ke pasar serta permukiman warga.
Kapolsek Tembilahan, IPDA Ripal Indrawata, S.H., M.H., bersama personelnya aktif memantau wilayah yang dinilai rawan terbakar. Langkah tersebut dilakukan untuk mendeteksi sedini mungkin munculnya asap maupun titik api sebelum meluas dan mengancam keselamatan masyarakat.
Pemantauan dari udara menjadi salah satu upaya kepolisian untuk menjangkau kawasan yang sulit diakses melalui jalur darat. Dari ketinggian, kondisi lahan dapat dipantau lebih luas sehingga potensi kebakaran bisa segera diketahui dan ditangani.
Namun, perjuangan mencegah Karhutla tidak hanya dilakukan dari udara. IPDA Ripal juga turun langsung menyusuri pasar, permukiman, dan pusat aktivitas masyarakat untuk menyampaikan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Dalam setiap pertemuan, warga diingatkan agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Pembakaran sampah dan semak belukar juga harus dihindari karena percikan api dapat merambat dengan cepat, terutama saat cuaca panas dan angin bertiup kencang.