Integrasi Sains, Agama, dan Ekoteologi: Kemenag Kota Pekanbaru Resmi Buka OMI 2026, Jaring 1.045 Talenta Unggul Berbasis CBT

Integrasi Sains, Agama, dan Ekoteologi: Kemenag Kota Pekanbaru Resmi Buka OMI 2026, Jaring 1.045 Talenta Unggul Berbasis CBT

Kilasriau.com — Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru secara resmi membuka perhelatan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Kota Pekanbaru Tahun 2026 di Pondok Pesantren Dar El Hikmah Pekanbaru, Kamis (3/9/2026). Mengusung tema “Islam, Sains, dan Ekologi: Menumbuhkan Talenta serta Menggerakkan Inovasi Madrasah untuk Indonesia Maju", OMI 2026 dirancang sebagai instrumen strategis dalam mengidentifikasi, membina, dan mengevaluasi potensi saintifik siswa madrasah secara terstruktur dan terukur.

Acara pembukaan yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh 2.813 peserta, terdiri atas 1.112 murid dan pembina olimpiade dari 144 sekolah/madrasah, 1.500 santri Ponpes Dar El Hikmah, 144 Kepala Madrasah/Sekolah, 15 Pengawas Madrasah, serta 42 tamu undangan. Peresmian ditandai secara simbolis melalui pemukulan rebana oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Pekanbaru bersama jajaran pimpinan daerah dan yayasan, dilanjutkan dengan pelepasan balon ke udara, pertunjukan paduan suara "Gerak Meraih Kemenangan", serta Tari Massal yang dibawakan oleh lebih dari 200 santri.

Secara kuantitatif, OMI 2026 mencatatkan rekor partisipasi terbanyak sepanjang sejarah penyelenggaraannya, yaitu sebanyak 1.045 siswa dari 144 satuan pendidikan se-Kota Pekanbaru. Komposisi peserta, untuk jenjang SMA/MA Sederajat diikuti 37 sekolah/madrasah untuk kompetisi sains pada 6 bidang studi: Matematika, Biologi, Fisika, Kimia, Ekonomi, dan Geografi Terintegrasi). Sedangkan untuk jenjang SMP/MTs Sederajat diikuti 57 sekolah/madrasah (3 bidang studi: Matematika, IPA, dan IPS Terintegrasi). Sedangkan, jenjang SD/MI Sederajat 50 sekolah/madrasah berpartisipasi mengikuti kompetisi pada 2 bidang studi, yakni Matematika dan IPAS Terintegrasi).

Tingginya angka kepesertaan ini menunjukkan komitmen institusional madrasah di Wilayah Kota Pekanbaru dalam memperkuat tradisi akademik dan kompetensi peserta didik.

Dalam sambutan pembukaannya, Kepala Kantor Kemenag Kota Pekanbaru, H. Syahrul Mauludi, menegaskan bahwa OMI tidak sekadar menjadi ajang kompetisi tahunan, melainkan wahana pembentukan karakter saintifik yang beretika.