Kilasriau.com – Upaya memperkuat konektivitas antarwilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi terus menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Salah satunya melalui pengembangan dan penguatan fungsi pelabuhan pengumpan yang dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah.
Komitmen tersebut tercermin dari keikutsertaan Bupati Inhil H. Herman, SE., MT. yang diwakili Asisten Bidang Pembangunan dan Perekonomian Setda Inhil, H. Dwi Budiyanto, S.Sos., M.Si., dalam Webinar Indonesian Connecting Ports: Mengakselerasi Konektivitas Melalui Penguatan Pelabuhan Pengumpan, Jumat (21/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung secara virtual dari Ruang Multimedia Diskominfo Pers Inhil ini digelar oleh Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) bersama Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia (ABUPI) dan CORE Indonesia.
Forum tersebut menjadi ruang untuk membahas strategi penguatan pelabuhan pengumpan, khususnya terkait peluang keterlibatan pemerintah kabupaten dalam pengelolaannya. Hal ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah serta Rencana Induk Pelabuhan Nasional (RIPN).
Pengelolaan pelabuhan pengumpan yang optimal dinilai dapat memberikan dampak luas, mulai dari memperlancar mobilitas orang dan barang, meningkatkan akses perdagangan, membuka peluang investasi hingga mendukung peningkatan pendapatan asli daerah. Meski demikian, implementasinya masih membutuhkan kesiapan dari aspek regulasi, kelembagaan dan badan usaha pengelola.