Kilasriau.com - Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW IWO) Provinsi Riau, Muridi Susandi, mendorong Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) bersama instansi terkait agar memberikan perhatian lebih kepada masyarakat yang terdampak serangan monyet liar. Dorongan itu disampaikan menyusul bertambahnya jumlah korban gigitan monyet menjadi 15 orang dalam kurun waktu sekitar satu pekan.
Muridi mengatakan, selain korban yang harus menjalani perawatan medis, keluarga korban juga merasakan dampak ekonomi karena sebagian tidak dapat bekerja untuk sementara waktu akibat harus mendampingi anggota keluarganya yang dirawat.
"Korban bukan hanya membutuhkan pengobatan, tetapi juga perhatian terhadap kondisi keluarganya. Ada yang kehilangan penghasilan sementara karena harus fokus mendampingi korban. Kondisi ini perlu menjadi perhatian pemerintah daerah," ujar Muridi, Senin (3/8/2026).
Ia menilai pemerintah daerah bersama instansi terkait perlu memperkuat langkah penanganan agar konflik manusia dengan satwa liar tidak terus memakan korban.
Menurut Muridi, bentuk perhatian yang dapat dipertimbangkan pemerintah antara lain memastikan seluruh korban memperoleh layanan kesehatan, membuka posko siaga di wilayah rawan, meningkatkan patroli bersama aparat dan instansi teknis, memberikan edukasi kepada masyarakat, serta menyiapkan bantuan sosial apabila aktivitas dan mata pencaharian warga benar-benar terganggu.