Dari Santunan Jadi Usaha, BPJS Ketenagakerjaan Bantu Ahli Waris Bangkit dan Mandiri

Dari Santunan Jadi Usaha, BPJS Ketenagakerjaan Bantu Ahli Waris Bangkit dan Mandiri

Kilasriau.com, BPJSTK RENGAR – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Rengat terus memperkuat komitmennya untuk tidak hanya memberikan santunan kepada peserta dan ahli waris, tetapi juga mendorong mereka agar mampu bangkit secara ekonomi melalui program PEKA (Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian Penerima Manfaat BPJS Ketenagakerjaan).

Program tersebut digelar di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Rengat, Rabu (29/7), dengan menghadirkan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Indragiri Hulu Ripkas Rachayufie Todima, S.STP., M.Si, pelaku usaha lokal Pisang King yang diwakili Ardi Ansyah, serta Mamagara Cake yang diwakili Mierti Sundari.

Kegiatan ini menjadi wadah pembekalan bagi penerima manfaat BPJS Ketenagakerjaan agar mampu mengembangkan usaha secara mandiri. Melalui kolaborasi dengan pelaku UMKM lokal, peserta memperoleh motivasi, berbagi pengalaman, hingga edukasi mengenai strategi membangun usaha yang berkelanjutan.

Program PEKA merupakan salah satu upaya BPJS Ketenagakerjaan dalam memastikan manfaat jaminan sosial tidak berhenti pada penyaluran santunan semata, tetapi juga menjadi titik awal bagi keluarga peserta untuk kembali mandiri secara ekonomi. Melalui program ini, penerima manfaat didorong memanfaatkan santunan secara produktif sehingga dapat menjadi modal usaha yang mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Indragiri Hulu, Ripkas Rachayufie Todima, mengapresiasi langkah BPJS Ketenagakerjaan yang tidak hanya memberikan perlindungan sosial, tetapi juga mendampingi penerima manfaat agar mampu bangkit dan berdaya secara ekonomi.