Dorong Wirausaha Muda Lebih Profesional, FEBM UMRAH Gelar PKM Berbasis Keuangan, Branding, dan Digitalisasi

Dorong Wirausaha Muda Lebih Profesional, FEBM UMRAH Gelar PKM Berbasis Keuangan, Branding, dan Digitalisasi

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠Kilasriau.com – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Maritim (FEBM) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) melaksanakan kegiatan pemberdayaan wirausaha muda mandiri pada 15 Juni 2026 di Kota Tanjungpinang. Kegiatan ini mengusung tema “Pemberdayaan Wirausaha Muda Mandiri Berbasis Keuangan Mikro, Branding, dan Berkelanjutan” sebagai upaya meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam menghadapi tantangan bisnis modern.
Kegiatan yang diketuai oleh Rizki Fadhel Dwipananda, MM ini menghadirkan narasumber dari tim dosen UMRAH serta praktisi UMKM, Putri Dwi Novrina, S.E., M.Ak. Program ini dirancang tidak hanya dalam bentuk pelatihan, tetapi juga pendampingan berkelanjutan yang aplikatif dan berbasis kebutuhan lapangan.
Pada tahap awal, tim PKM melakukan survei langsung kepada pelaku UMKM untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi, khususnya dalam pengelolaan keuangan, pengembangan branding, serta aspek legalitas dan digitalisasi usaha. Hasil survei ini kemudian menjadi dasar penyusunan materi sosialisasi yang disampaikan kepada peserta.
Materi pertama menitikberatkan pada pengelolaan keuangan UMKM, meliputi pemahaman fondasi keuangan, pemisahan keuangan bisnis dan pribadi, teknik pencatatan keuangan sederhana, serta strategi pengelolaan keuangan pribadi bagi pelaku usaha. Selanjutnya, peserta dibekali dengan materi branding yang mencakup pembangunan identitas usaha melalui penentuan nama bisnis, pembuatan logo, pemilihan komposisi warna pada desain kemasan, hingga pemanfaatan digital marketing.
Selain itu, aspek keberlanjutan juga menjadi fokus utama melalui edukasi terkait pentingnya legalitas usaha seperti pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) serta pemanfaatan teknologi digital dalam operasional bisnis. Pendekatan ini diharapkan mampu mendorong UMKM untuk lebih adaptif dan berdaya saing.
Dalam sesi berbagi praktik, Putri Dwi Novrina, S.E., M.Ak juga membagikan pengalamannya dalam mengelola usaha “Kepri Punya Cerita”. Ia menjelaskan pentingnya konsistensi dalam membangun identitas merek serta kemampuan beradaptasi dengan kebutuhan pasar. Pengalaman tersebut memberikan wawasan nyata dan inspiratif bagi para peserta dalam mengembangkan usaha mereka.
Sebagai tindak lanjut, tim PKM melakukan pendampingan dan monitoring selama tiga bulan. Peserta diberikan tantangan untuk secara konsisten melakukan pencatatan keuangan menggunakan template berbasis spreadsheet yang telah disediakan. Selain itu, peserta juga diarahkan untuk mengembangkan identitas visual usaha, seperti logo, kemasan, dan desain produk menggunakan aplikasi Canva.
Ketua tim pelaksana, Rizki Fadhel Dwipananda, MM, menyampaikan bahwa keberhasilan program ini diukur dari perubahan perilaku pelaku usaha dalam mengelola bisnis secara lebih tertib, profesional, dan berkelanjutan. “Kami berharap program ini dapat memberikan dampak nyata, tidak hanya pada peningkatan pengetahuan, tetapi juga pada praktik usaha sehari-hari para peserta,” ujarnya.
Nazlan, selaku perwakilan peserta kegiatan, menyambut positif inisiatif yang dilakukan oleh Tim PKM FEBM UMRAH. Ia menilai bahwa pendampingan dari perguruan tinggi memberikan manfaat nyata, khususnya bagi pelaku usaha mikro dalam mengembangkan usahanya.
“Kegiatan pengabdian oleh tim dosen UMRAH sangat berdampak positif bagi kami sebagai pelaku UMKM. Pola pikir kami menjadi lebih terbuka untuk membekali usaha dengan tiga aspek utama yang telah dibahas. Selain itu, forum ini juga menjadi wadah untuk membangun kolaborasi dengan wirausaha muda mandiri lainnya,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, Tim PKM FEBM UMRAH berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ekonomi lokal, khususnya dalam mencetak wirausaha muda yang mandiri, adaptif, dan berorientasi pada keberlanjutan di Kota Tanjungpinang.
Program ABDIMAS ini didanai oleh Perguruan Tinggi UMRAH dan beranggotakan dosen-dosen dari berbagai program studi yang ada di FEBM UMRAH, serta melibatkan mahasiswa sebagai bentuk integrasi kegiatan pembelajaran lapangan. Melalui kegiatan ini, diharapkan mitra dapat menerapkan ilmu yang diperoleh secara berkelanjutan.