Kilasriau.com - Marah adalah bagian dari fitrah manusia. Ia muncul ketika seseorang merasa tidak dihargai, diperlakukan tidak padil, atau melihat sesuatu yang bertentangan dengan keyakinannya. Namun, persoalan sesungguhnya bukan terletak pada hadirnya rasa marah, melainkan pada kemampuan mengendalikan dan mengarahkannya.
Peristiwa yang sempat terjadi dalam Rapat Kerja Provinsi KONI Provinsi Riau Tahun 2026 beberapa hari lalu, ketika perbedaan pandangan dalam forum berujung pada keributan bahkan sempat terjadi baku hantam, hendaknya menjadi pelajaran berharga bagi kita semua.
Perbedaan pendapat adalah sesuatu yang wajar dalam organisasi. Bahkan, perdebatan yang sehat merupakan bagian dari proses melahirkan keputusan terbaik. Akan tetapi, ketika emosi mengambil alih akal sehat, maka musyawarah kehilangan ruhnya dan organisasi kehilangan wibawanya.
Islam telah mengingatkan sejak lebih dari empat belas abad yang lalu. Ketika seorang sahabat meminta nasihat kepada Rasulullah SAW, beliau hanya menjawab:
"Jangan marah."