Kilasriau.com – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir bergerak cepat merespons kebakaran yang terjadi di Pasar Terapung Tembilahan pada Sabtu, 27 Juni 2026.
Memasuki H+1, Tim Gabungan dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian atau DKUPP bersama unsur Kecamatan Tembilahan langsung turun ke lapangan. Fokus utama: pendataan pedagang terdampak dan penyiapan solusi darurat.
Kepala DKUPP Inhil, Dr. Trio Beni P., S.E., M.M. menyampaikan, berdasarkan pendataan awal hingga Minggu siang, kebakaran menghanguskan sekitar 76 lapak pedagang 1 pos trantib dan 1 mushola.
"Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa maupun luka serius dalam kejadian ini. Itu yang paling utama bagi kami," ujar Dr. Trio Beni.
Beliau menegaskan, DKUPP saat ini memfokuskan kerja pada 3 prioritas.