Kilasriau.com – Akurasi data dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam upaya mempercepat penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Indragiri Hilir. Karena itu, seluruh organisasi perangkat daerah diminta memperkuat sinergi serta memastikan setiap program yang dijalankan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.
Penegasan tersebut disampaikan Wakil Bupati Indragiri Hilir Yuliantini, S.Sos., M.Si saat memimpin Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kabupaten Inhil di Aula Bapperida, Selasa (9/6/2026).
Menurut Yuliantini, keberhasilan penanggulangan kemiskinan tidak hanya ditentukan oleh besarnya program yang dijalankan, tetapi juga oleh kualitas data yang digunakan sebagai dasar penyusunan kebijakan. Oleh sebab itu, sinkronisasi data dari tingkat kabupaten hingga desa dan RT menjadi hal yang sangat penting.
"Kita ingin rapat seperti ini melibatkan seluruh OPD agar penanganan kemiskinan dapat dilakukan secara terintegrasi. Diperlukan kolaborasi yang kuat serta sinkronisasi data melalui kerja sama seluruh unsur pemerintahan, mulai dari kabupaten hingga tingkat desa dan RT," ujarnya.
Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah membahas berbagai strategi percepatan penanggulangan kemiskinan melalui lima fokus utama, yakni perlindungan sosial, pemberdayaan ekonomi masyarakat, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur dasar, serta penguatan tata kelola dan kolaborasi lintas sektor.