KUANTAN SINGINGI (KilasRiau.com) – Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap fasilitas umum kembali tumbuh di tengah masyarakat Desa Bandar Alai. Warga bersama sejumlah pihak melaksanakan kegiatan gotong royong pengecatan jembatan gantung yang menjadi akses penting masyarakat setempat, melalui bantuan dana renovasi dari Polda Riau. Rabu (20/5/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung penuh kekompakan. Sejak pagi hari, masyarakat tampak antusias membawa peralatan kerja masing-masing. Ada yang mengecat rangka jembatan, membersihkan bagian lantai, hingga membantu menyiapkan perlengkapan dan konsumsi bagi para pekerja gotong royong.
Diketahui, jembatan gantung tersebut merupakan akses penghubung antar desa, yakni Desa Bandar Alai dan Desa Pintu Gobang. Keberadaan jembatan ini memiliki peranan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat, baik untuk aktivitas pendidikan, pertanian, perdagangan, maupun kegiatan sosial lainnya.
Bagi masyarakat setempat, jembatan gantung itu bukan sekadar sarana penyeberangan, melainkan urat nadi kehidupan yang setiap hari dilalui warga dari dua desa. Karena itu, upaya perawatan dan pengecatan dilakukan agar jembatan tetap aman, nyaman, dan layak digunakan dalam jangka panjang.
Kepala Desa Bandar Alai, Endrayani, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas bantuan renovasi yang diberikan oleh Polda Riau. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat dalam menjaga keberlangsungan fasilitas umum yang menjadi kebanggaan bersama.
“Gotong royong ini menjadi bukti bahwa kebersamaan masyarakat masih sangat kuat. Kami berterima kasih atas perhatian dan bantuan dari Polda Riau sehingga pengecatan dan perawatan jembatan gantung ini dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.
Melalui bantuan renovasi tersebut, masyarakat merasa terbantu dalam upaya mempercantik sekaligus merawat fasilitas yang memiliki nilai penting bagi kehidupan warga desa. Pengecatan dilakukan untuk menjaga ketahanan struktur jembatan sekaligus memberikan tampilan yang lebih bersih dan menarik dipandang.
Suasana gotong royong berlangsung hangat dan penuh keakraban. Tawa dan canda masyarakat terdengar di sela-sela pekerjaan. Semangat saling membantu menjadi gambaran nyata bahwa budaya gotong royong masih tetap hidup dan terjaga di tengah masyarakat Kuantan Singingi.
Pemandangan masyarakat yang bekerja bersama di atas jembatan gantung itu menjadi simbol kuatnya persatuan dan kepedulian sosial. Di tengah perkembangan zaman, nilai-nilai kebersamaan seperti ini tetap menjadi kekuatan utama masyarakat desa dalam membangun lingkungan mereka.
Dengan selesainya pengecatan tersebut, warga berharap jembatan gantung penghubung Desa Bandar Alai dan Desa Pintu Gobang dapat semakin nyaman digunakan serta tetap terawat untuk mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari.*(ald)