Jalan Sanglar–Kota Baru Hancur Bak Kolam Lumpur, Warga Tagih Janji Proyek Rp15 Miliar

Jalan Sanglar–Kota Baru Hancur Bak Kolam Lumpur, Warga Tagih Janji Proyek Rp15 Miliar
Kondisi akses jalan penghubung Desa Sanglar menuju Kota Baru, Kecamatan Reteh yang berlumpur disertai genangan air

Kilasriau.com, Reteh – Kondisi akses jalan penghubung Desa Sanglar menuju Kota Baru, Kecamatan Reteh, kembali menuai sorotan tajam dari masyarakat. 

Jalan yang menjadi urat nadi aktivitas warga itu kini rusak parah dan dipenuhi lubang besar bercampur genangan air berlumpur hingga menyerupai “kolam sungai”.

Kerusakan jalan tersebut tidak hanya menghambat mobilitas masyarakat, namun juga membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua yang setiap hari melintas untuk bekerja, bersekolah, maupun mengangkut hasil kebun dan kebutuhan pokok.

Pantauan di lapangan menunjukkan kondisi jalan semakin memprihatinkan. Sejumlah titik mengalami kerusakan berat dengan permukaan jalan nyaris tidak terlihat akibat tertutup lumpur dan genangan air. Pengendara terpaksa memperlambat laju kendaraan dan harus ekstra hati-hati, khususnya saat berpapasan dengan kendaraan roda empat. Tidak sedikit warga mengaku khawatir terjatuh karena kendaraan mudah tergelincir saat melewati jalur tersebut.

Warga menilai kerusakan jalan ini sudah berlangsung cukup lama, namun hingga kini belum ada penanganan serius yang benar-benar dirasakan masyarakat. Padahal, jalan Sanglar–Kota Baru merupakan akses penting yang menghubungkan aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat di wilayah Kecamatan Reteh.