Kilasriau.com — Kinerja Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Indragiri Hilir kembali menjadi sorotan tajam.
Lembaga lingkungan AMPHIBI (Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup) menilai DLH Inhil diduga tidak menunjukkan ketegasan dalam menangani persoalan limbah yang terjadi di lapangan.
Sorotan tersebut mengarah pada keberadaan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berlokasi di Jalan Kayu Jati, Gang Bismillah, Kelurahan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir.
Perwakilan Tim Investigasi AMPHIBI, Mus, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil investigasi di lapangan, dapur MBG tersebut diduga telah lama beroperasi tanpa memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
“Dapur itu sudah cukup lama berjalan. Namun dari hasil investigasi kami, diduga tidak memiliki IPAL. Limbahnya diduga langsung dibuang ke got atau parit di sekitar lokasi. Ini jelas berpotensi mencemari lingkungan dan merugikan masyarakat sekitar,” tegas Mus.