Sorotan Dapur MBG Kayu Jati Menguat, Ketua Komunitas Inhil Tegaskan IPAL Wajib Ada

Sorotan Dapur MBG Kayu Jati Menguat, Ketua Komunitas Inhil Tegaskan IPAL Wajib Ada
Ketua Komunitas MBG se-Inhil, Abdullah Mandu

Kilasriau.com - Menindaklanjuti sorotan terhadap dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jalan Kayu Jati, Gang Bismillah, Kelurahan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir, media ini mengonfirmasi langsung Ketua Komunitas MBG se-Inhil, Abdullah Mandu, terkait dugaan tidak adanya Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di lokasi tersebut.

Dimana pemberitaan sebelumnya tim media telah melakukan investigasi lapangan yang ditemukan dugaan bahwa dapur MBG tersebut memang belum memiliki sistem pengolahan limbah yang memadai pada Kamis (7/5/26).

Abdullah Mandu menegaskan, keberadaan IPAL merupakan syarat mutlak dalam operasional dapur MBG karena berkaitan langsung dengan standar kesehatan, sanitasi, dan kelayakan produksi makanan bergizi.

“Tanggapan kami terkait pembuangan limbah melalui IPAL salah satu persyaratan mutlak dalam proses penyediaan makanan bergizi,” paparnya singkat saat dikonfirmasi via whatsapp, Jum'at (8/5/26).

Ia menilai, saat ini sudah tidak ada lagi alasan bagi pengelola dapur MBG untuk mengabaikan keberadaan IPAL. Sebab, limbah dapur dalam skala besar berpotensi mencemari lingkungan serta menjadi sumber berkembangnya bakteri apabila tidak ditangani sesuai standar.